ProLAB, Temuan Mahasiswa Unibraw yang Untungkan Para Peternak

ProLAB, Temuan Mahasiswa Unibraw yang Untungkan Para Peternak
TIga mahasiswa Universitas Brawijaya penemu ProLAB. (Tribunnews.com)

Tiga mahasiswa ini berhasil ciptakan probiotik yang sangat baik untuk pertumbuhan unggas. Probiotik tersebut bahkan telah mendapatkan penghargaan pada 2017 lalu.

Inibaru.id – Probiotik pengganti probiotik ini diberinama ProLAB. Dibuat berdasarkan hasil penelitian 3 mahasiswa Universitas Brawijaya yaitu Mokhammad Fahmi Rizky Syaban, Ilham Ardiansyah, dan Rizhaf Setyo Hartono.

Berdasarkan hasil penelitiannya, ProLAB mampu meningkatkan produksi daging dan telur unggas hingga 11 persen lo, Millens. Hal itu dikarenakan pembuatan ProLAB dilatar belakangi maraknya penambahan Antibiotic Growth Promotor (AGP) pada industri unggas yang berdampak negatif.

Penggunaan AGP yang berlebihan dianggap dapat meningkatkan resistensi mikroba, mutan bahkan zoonosis. Dalam proses bekerjanya, AGP justru mengurangi jumlah bakteri di dalam usus unggas baik yang bersifat patogen maupun nonpatogen.

Menyehatkan Pencernaan

Ilham mengklaim bahwa ProLAB bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri nonpatogen sekaligus mengurangi jumlah bakteri patogen, Millens. Selain itu, ProLAB juga berfungsi memperbaiki kinerja mikroflora atau mikroba yang ada dalam saluran usus.

Peternakan ayam boiler. (peternakanku.com)

"ProLAB dibuat dari tepung probiotik dari mikroorganisme atau mikroba yang dipadatkan dalam bentuk mikro kapsul. Dalam proses pemadatannya menggunakan mesin mikrowave agar bakteri yang terkandung di dalam ProLAB terinkubasi dan tidak mati," lanjut Ilham.

Nah, ProLAB yang sudah dibentuk menjadi mikrokapsul kemudian dicampur di dalam pakan ternak dengan presentase kurang dari satu persen sehingga proses penyerapan makanan di dalam usus unggas menjadi lebih baik.

Oya, perlu kamu tahu nih, dilansir dari Detik.com (19/12/2017), inovasi ketiga mahasiswa ini mengantarkan mereka mendapatkan Silver Prize di ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2017, lo. Bertempat di COEX Convention Center Korea Selatan, acara dilaksanakan selama empat hari, 30 november-3 Desember 2017.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Korean Invention Promotion Association (KIPA) tersebut mempertemukan inovator dan peneliti dari seluruh penjuru dunia. Acara tersebut menjadi arena publikasi produk temuan unggulan, memperluas distribusi produk yang dipatenkan, dan mempromosikan transfer teknologi.

Wah, keren sekali ya mereka? Semoga cepat diproduksi secara komersil ya! (IB06/E05)