Ngantor di Co-working Space: Menikmati Fasilitas Berlimpah, Ikut Program Berfaedah, dan Relasi Juga Bertambah

Ngantor di Co-working Space: Menikmati Fasilitas Berlimpah, Ikut Program Berfaedah, dan Relasi Juga Bertambah
Suasana tempat yang nyaman bikin kamu makin produktif. (Muhammad Pradytio)

Bingung mencari tempat yang pas untuk fokus mengerjakan tugas atau berdiskusi bareng teman-teman? Hm, coba ke co-working space saja!

Inibaru.id – Ngantor nggak harus ke kantor, karena kini co-working space bertebaran di mana-mana. Nggak hanya untuk keperluan ngantor, "ruang kerja bersama" itu juga bisa kamu manfaatkan untuk nongkrong seru, tapi tetap produktif, termasuk di antaranya mengerjakan tugas kampus atau sekolah.

Kalina Gana, seorang "pelanggan" co-working space di Semarang, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan ruang bersama semacam itu, karena memudahkannya mengerjakan tugas. Menurut dia, jam bukanya yang jauh lebih fleksibel dan tempatnya lebih tenang untuk fokus kerja membuat co-working space menjadi pilihannya.

"Kalau di perpustakaan jamnya terbatas, dan kalau di kosan malah males-malesan. Lebih fokus kalau di sini," tegasnya.

Co-working space, lanjut Gana, juga menawarkan beragam fasilitas yang nggak bisa didapat di tempat lain. Dengan merogoh kocek nggak terlalu dalam, dia mengaku sudah bisa produktif bekerja. Dia juga masih memperoleh flow snack, minuman, dan hiburan. Hm, menarik, kan?

Pojok gim lawas hingga terbaru disediakan coworking space untuk menghilangkan penat. (Inibaru.id/Clara Ariski)

Senada dengan Gana, Irene Indrasakti juga memilih co-working space sebagai tempat ideal untuk mengerjakan tugas. Menurutnya, coworking space mempunyai kelebihan yang nggak dimiliki perpustakaan.

“Di co-working space aku bisa makan dan minum. Terus, tempatnya lebih nyaman saja,” ujar Irene, sapaan akrab mahasiswa Universitas Diponegoro tersebut.

Ilmu Baru

Nggak sekadar menyediakan ruang untuk bekerja, pemilik co-working space biasanya juga menggelar sejumlah program kreatif untuk kalangan umum. Mereka juga menyediakan panggung bagi komunitas atau forum tertentu untuk menggelar kegiatan.

Irene, misalnya, mengaku sempat mengikuti kelas watercoloring yang ditawarkan co-working space tempat dia biasa "mangkal". Yap, laiknya Irene, tiap pengunjung ruang kerja bersama memang memiliki kesempatan untuk belajar hal-hal baru semacam itu.

Pengunjung diperkenankan minum atau ngemil sembari mengerjakan tugas. (Inibaru.id/Clara Ariski)

Yap, kenyamanan dan ilmu baru, khususnya di dunia digital dan kreatif, memang menjadi prioritas dalam mendirikan co-working space. Ini seperti diungkapkan Muhammad Pradytio, pemilik 3/4 Coworking Space Semarang. Menurutnya, "kondusif" memang menjadi kata wajib di tempatnya.

"Teman-teman sudah sering coba kerja di burjo, restoran, atau kafe. Namun, tempat-tempat itu gampang bikin mereka ter-distract," ujarnya kepada Inibaru.id belum lama ini.

Selain itu, Pradytio mengatakan bahwa co-working space juga memungkinkan kamu untuk menambah relasi. Konsep open space, lanjutnya, bakal memudahkan kamu untuk berinteraksi dengan orang-orang baru, sekaligus belajar bersama. Wah, seru!

"Kita pengin teman-teman ke coworking space nggak bekerja, tapi menambah relasi. Kalau mau kondusif dan menambah relasi, ini bisa jadi alternatif dan punya nilai lebih," pungkas dia.

Well, gimana, Millens, kamu juga termasuk "pelanggan" di co-working space, nggak? Cerita, yuk! (Clara Ariski/E03)