OldBlue Co, Denim Lokal yang Diminati Pasar Internasional

OldBlue Co, Denim Lokal yang Diminati Pasar Internasional
Denim OldBlue Co yang dipasarkan hingga ke mancanegara. (pinterest.co.uk)

Meski dibanderol dengan harga lumayan mahal, denim OldBlue Co tetap laris manis di dalam maupun luar negeri.

Inibaru.id – Jika Sobat Millens pencinta produk-produk denim, pasti tahu dengan merek denim dari OldBlue Company. Yap, OldBlue Co merupakan sebuah perusahaan garmen Indonesia yang memproduksi produk-produk berbahan denim yang didirikan oleh Ahmad Hadiwijaya.

Kompas.com (29/6/2018), menulis, pria yang biasa disapa Yaya ini mematok harga Rp 1,8-2,3 juta per denim untuk pasar lokal. Meski dirasa cukup mahal bagi sebagian orang, Yaya menjamin kualitas produknya ini nggak bakal mengecewakan konsumen.

“Mau tidak mau, harganya menjadi mahal karena bahannya mulai dari kulit, benang, sampai kainnya juga cukup mahal,” ujarnya, “Kira-kira 70 persen cost produksinya masih dari bahan dry denimnya.”

Yaya membandingkan sebuah salvage jin impor yang kualitasnya setara dengan celana bikinannya dijual dengan harga termurah di kisaran Rp 4 juta. “Jadi buyer di luar negeri pun seneng dengan produk ini, karena harga berbanding dengan kualitasnya.” Kini, perusahaan OldBlue berhasil meraih omzet antara Rp1,5 miliar – Rp2 miliar. Wah!

Bahan Impor Berkualitas

Nggak main-main, demi mendapatkan kualitas atas produknya, Yaya mendatangkan material salvage berkualitas dari AS dan Jepang. “Semua bahannya impor. Karena memang di Indonesia sini belum ada yang mampu membuat bahan seperti yang kami mau.”

Setiap produk OldBlue Co, selalu disertakan tanda kebanggan produksi Indonesia. (kompas.com)

Detail, presisi, dan ketepatan dalam setiap celana yang dijahit selalu diutamakan oleh Yaya. Tak hanya bahan, demi kualitas sejumlah bagian pada celana itu pun dipesan dan didatangkan dari luar negeri.

“Misalnya button ini kita pesan langsung dari Scovill USA, atau ada juga dari YKK Jepang. Tag belakang yang pakai meterial kulit, kita impor juga dari AS, ini kulit kuda, stamp-nya kita buat di sini.”

Jenis produk yang ditawarkan juga beragam, Millens. Mulai dari celana denim dengan ketebalan 12 oz sampai dengan 25 oz yang paling tebal dan kaku. Yaya mengungkapkan, saat ini hampir setiap seri produk celana yang dikeluarkannya terjual habis.

Selain bisa diperoleh di enam lokasi penjualan di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali, kreasi Yaya sudah dijual di Thailand, China, Australia, Jerman, Amerika Serikat, Malaysia, dan Rusia. Bahkan, di AS pun OldBlue Co sudah memiliki dua gerai rekanan yang menjual produk mereka. Salut, nih.

Kini, Oldblue Co juga menjadi salah satu dari lima peserta yang mengikuti ajang Agenda Show 2018, di Long Beach, California, Amerika Serikat. Gimana, Millens? Keren kan? (IB12/E05)