Ogla, Alternatif Penyedap Rasa dari Limbah Air Pindang Ikan

Ogla, Alternatif Penyedap Rasa dari Limbah Air Pindang Ikan
Tim Ogla (radarmalang.id)

Kamu ragu menggunakan MSG? Kini ada Ogla, alternatif penyedap rasa yang terbuat dari limbah pindang ikan. Selain sehat dan aman dikonsumsi, Ogla merupakan hasil karya anak bangsa, lo.

Inibaru.id – Sobat Millens tentu sudah familiar dengan istilah tersebut MSG (Monosodium Glutamat). Bahan yang sering disebut penyedap rasa, vetsin, atau micin itu memang populer sebagai bumbu masakan. 

Sayangnya, masih banyak kontroversi di seputar penggunaan MSG. Mulai dari alergi hingga pemicu kanker. 

Tenang saja, Millens. Kamu masih bisa lo menyedapkan masakanmu dengan alternatif lain. Namanya adalah Organic Glutamic Acid (Ogla) yang diklaim aman untuk dikonsumsi.  

Ogla dalam kemasan sachet dan botol. (Kompasiana.com) 

Mengutip goodnewsfromindonesia.id (16/6/2018), Ogla merupakan penyedap rasa alami yang berasal dari ekstrak pindang ikan layang (Decapterus Ruselli). Bentuknya bubuk dengan tekstur yang halus serta rasa yang gurih dan asin. Kamu juga bisa mencium aroma sedap khas ikan saat membuka kemasannya.

Mengandung Protein

Menggunakan maltodekstrin sebagai filler atau bahan pengisinya, Ogla aman dan sehat karena mengandung kadar protein dan serat yang tinggi. Hal tersebut juga telah dibuktikan berdasarkan uji kandungan gizi di Laboratorium Gizi Universitas Airlangga.

Perlu kamu tahu, Ogla merupakan hasil penemuan dari lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya, Malang. Jawa Timur. Mereka adalah Bagas Prasetya, Faizatus Sholihah, Alfin Bagaswara Pratama, M. Fadhel Bolkiah dan Ipin Orshella Nurwilis yang tergabung dalam tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa).

Menggunakan limbah air pindang ikan yang selama ini kurang termanfaatkan, mereka berhasil menyulapnya menjadi produk yang sangat bernilai. Benar-benar kreatif ya?

Eits, tentunya limbah yang dipilih hanyalah yang telah terstandarisasi bebas formalin dan senyawa bahaya lainnya. Menggunakan tambahan rempah-rempah ke dalam ekstrak pindang sebagai pengawet alami, Ogla tersebut kemudian melalui proses perebusan dan pengeringan dengan spray dryer.

Kenapa limbah air pindang ikan? Ini lantaran air pindang tersebut mengandung asam glutamat yang menghasilkan sensasi rasa gurih alami pada makanan. Selain itu  produksi ikan tersebut di Indonesia juga melimpah sehingga ekstrak pindang ikan mudah peroleh dan sangat ekonomis.

Dipasarkan melalui berbagai media sosial dan media online, Ogla dijual dalam kemasan 10 gram seharga Rp 3 ribu, kemasan 25 gram seharga 7 ribu, dan kemasan botol 80 gram seharga Rp 20 ribu. Cukup terjangkau bukan?

Bagaimana, kamu tertarik menggunakan Ogla?   (IB05/E05)