Nongkrong di Portobello Semarang, Kafe Gaya Italia yang Ramah Bagi Semua Kalangan

Nongkrong di Portobello Semarang, Kafe Gaya Italia yang Ramah Bagi Semua Kalangan
Portobello, kafe modern gaya Italia dengan tagline "pizza, food and drink". (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Bingung mau cari tempat makan pizza alternatif bagi keluargamu? Atau kamu dan kawan-kawanmu bingung cari tempat ngopi alternatif sambil menikmati makanan Italia? Portobellolah jawabannya.

Inibaru.id – Portobello bermula dari owner, seorang pebisnis perempuan sukses bernama Susanti yang senang memasak masakan Italia khususnya pizza. Nama Portobello berasal dari jenis jamur. Juga merupakan bahan utama atau resep rahasia yang selalu ada dalam membuat pizza Portobello.

"Semacam resep rahasia. Ini disusun sama ibu Susanti sendiri, dia suka masak dan kuliner. Yang menghitung food cost beliau sendiri. Setiap malam dia ikut bantu masak juga, malah serupa karyawan," kata Dimas Putra Chanafian, supervisor Portobello.

Portobello, tempat yang nyaman untuk nongkrong. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Portobello berdiri pertama kali enam tahun yang lalu di Jalan Setiabudi 82 Semarang pada 2013. Kemudian pada 19 Agustus 2019, Portobello membuka outlet kedua di Jalan Halmahera 11A Semarang. Jadi masih benar-benar fresh nih, Millens.

Outlet Setiabudi didirikan ketika Susanti masih lajang. Kemudian dia menikah dengan sesama pebisnis bernama Kurniawan pada 2016. Sejoli  ini kemudian mendirikan bisnis bersama dengan membuka Portobello Halmahera yang memiliki konsep modern.

"Dari konsep kita western, tapi lebih condong ke Italian. Tagline-nya kita jelas banget, pizza food and drink. Kita menekankan produknya ya produk tentang pizza," tambah Dimas.

Tersedia playground untuk tempat bermain anak. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Portobello Halmahera memiliki dua lantai. Lantai pertama berwarna cokelat dan hijau. Terdapat fasilitas playground untuk arena bermain anak-anak. Nggak heran jika lantai ini disukai rombongan keluarga. Eits, ruangan ini muat untuk 76 orang, lo.

Baca juga: Menjadikan Portobello sebagai Tempat Akad Nikah? Kenapa Nggak?

Lantai kedua berkapasitas lebih kecil yakni 63 orang. Memadukan warna hitam dan abu-abu, lantai ini cenderung disukai para muda-mudi. Di lantai dua ini juga terdapat hall dan ruang outdoor khusus untuk merokok (smoking area).

Lantai dua lebih outdoor dan cocok untuk meeting. (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Perbedaan antara outlet di Setiabudi dan Halmahera adalah di oulet Halmahera lebih menekankan soal penyajian kopi. Menurut Dimas pemilihan kopi mengikuti selera anak muda, apalagi pasar kopi saat ini tengah hit dan nggak pernah mati.

Baca juga: Menyantap Strozza: Gabungan Pizza dan Stromboli yang Menggoda di Portobello Semarang

Meski begitu, di sini kamu juga bisa memesan selain kopi seperti jus, juga makanan selain pizza seperti fried rice special Portobello lo. Lengkap ya, Millens. Saya sarankan untuk mencicipi juga menu andalan berupa Strombolli Special Portobello. Makanan ini berwarna cokelat muda dengan isian aneka daging cincang, telur, keju, dan bumbu lainnya. Sekali gigit langsung membuat mata saya berbinar saking enaknya.

Strombolli Special Portobello. (Inibaru.id/ Azriel Magribi)

Dijamin kenyang deh kalau kamu makan di sini. Cita rasanya pun dibuat dengan bahan-bahan pilihan yang telah disesuaikan dengan selera lidah Indonesia. Jadi kapan nih kamu mau kemari? (Isma Swastiningrum/E05)