Nggak Harus ke Pasar, Sayuran Organik dari Lereng Merbabu Kini Bisa Diantar ke Rumah

Nggak Harus ke Pasar, Sayuran Organik dari Lereng Merbabu Kini Bisa Diantar ke Rumah
Pertanian organik telah dikembangkan sejak tahun 2008. (Tempo)

Belanja sayur dan buah organik kini nggak lagi harus ke pasar. Lewat media sosial @ibuorganik, kamu bisa memesan sayur dan buah yang bebas pestisida dari para petani di lereng Gunung Merbabu. Hm, semakin menyenangkan bukan?

Inibaru.id – Mempertahankan gaya hidup sehat bagi sebagian orang penting untuk dilakukan. Selain rajin berolahraga, pola makan pun perlu diperhatikan. Untuk urusan makan makanan yang sehat, ada orang-orang yang lebih memilih mengonsumsi sayuran organik.

Bagi kamu yang tinggal di sekitar Lereng Gunung Merbabu, tentu bukanlah hal sulit mencari sayur yang ditanam tanpa pestisida ini.

Sejak 2008 lalu, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bangkit Merbabu memang tengah melakukan “revolusi” untuk menyuburkan kembali tanah perkebunan mereka.

Menyadari efek buruk pestisida, kelompok ini lantas mengembangkan perkebunan sayur-mayur yang ramah bagi tanah dan tubuh manusia. Kini, mereka beralih menggunakan pestisida alami yang dibuat dari cabai rawit, bawang putih, dan daun paitan.

http://tigamatapena.com/img_tigamatapena/berita/15Tigamatapena.com-%20aktivitas%20di%20gunung%20merbabu%20mahasiswa%20agroteknologi%20ubb.jpg

Sayur dan buah dikembangkan tanpa menggunakan pestisida. (Tigamatapena)

Melihat isinya, kamu bakal menjumpai sayur-mayur yang cukup lengkap. Mulai dari selada, bayam, sawi, brokoli, hingga buah-buahan pun bisa kamu jumpai di sana.

Meski harganya lebih mahal, sayuran itu masih bisa dijangkau kok. Per kilogram sayur-mayur ini biasanya dijual dengan harga sekitar Rp 20.000–30.000.

Kalau mau membelinya secara daring juga bisa, lo. Tinggal ikuti saja akun Instagram kelompok tani ini di Instagram mereka yaitu @ibuorganik.

So, kamu yang mencoba bergaya hidup sehat, kayaknya perlu mengganti sayurmu dengan yang organik, nih! (IB15/E03)