Merajut Bulu-Bulu Angsa di Tegal, Mencipta Kok Berstandar Internasional

Merajut Bulu-Bulu Angsa di Tegal, Mencipta Kok Berstandar Internasional

Siapa menyangka jika kok berstandar internasional yang biasa dipakai para pebulutangkis dalam ajang internasional berasal dari Tegal? Yap, dibuat dari bulu angsa, kok itu juga menjadi pemutar roda ekonomi warga.

Inibaru.id – Suka bermain bulutangkis? Hm, tahukah kamu jika ada kok (shuttlecock) dibuat di Tegal, Jawa Tengah? Yap, di sana, ada sentra penghasil si bola bulu itu. Konon, kualitas kok yang diproduksi di sana nggak kalah dengan produksi kok kenamaan di luar negeri, lo!

Nggak kurang dari 210 UMKM plus 10 unit perusahaan besar penghasil kok ada di Kota Tegal. Berbeda dengan kok di Solo sejak awal dikenal sebagai produsen kok dari bulu ayam, warga Tegal memproduksi kok dari bulu itik dan angsa.

Oya, perlu kamu tahu, bulu angsa merupakan bahan baku standar internasional untuk pembuatan kok, lo. Jadi, sudah pasti keren dong!

Sentra produksi kok di Tegal berada di Kelurahan Lawatan, Kecamatan Dukuhturi. Di desa tersebut, warga juga memelihara itik untuk diambil bulunya. Sambangilah tempat ini, maka kamu mungkin menjumpai warga yang tengah membersihkan bulu itik atau menjemurnya di bawah sinar matahari.

Nggak cukup dengan piaraan sendiri, untuk memenuhi kebutuhan bulu angsa para warga juga membeli bulu angsa dari daerah lain di Indonesia, khususnya Jepara.

Untuk membuatnya, bulu-bulu yang telah dibersihkan kemudian direndam dengan pemutih atau soda api selama beberapa jam. Lalu, bulu dibilas dan dikeringkan. Setelah itu, bulu-bulu dirapikan dan dicetak dengan alat pon.

Jika setelah dicek masih ada bagian yang belum sempurna, kok akan dirapikan dan dibersihkan secara manual. Proses dilanjutkan dengan memasang 16 bulu pada dudukan kepala dari gabus. Konon, gabusnya diimpor langsung dari Portugal, lo.

Terakhir, susunan bulu di gabus itu dikaitkan dengan benang dan lem. Jadi, deh!

Gimana, tertarik menyambangi sentra produksi si bola bulu ini? Silakan mampir dan jangan lupa beli beberapa untuk main bulutangkis di rumah! (IB20/E03)