Menyulap Ruangan dengan Konsep Minimalis Modern? Siapa Takut!

Restoran memang sudah seharusnya menampilkan kesan lewat arsitektur dan konsep interiornya. Untuk menampilkan kesan sederhana yang berkelas dan elegan, minimalis modern menjadi salah satu konsep interior yang kerap dipilih. Namun, sebenarnya, dari mana sih konsep ini lahir?

Menyulap Ruangan dengan Konsep Minimalis Modern? Siapa Takut!
Minimalis modern jadi konsep yang dipilih Restoran Kirakira lantaran nggak membutuhkan banyak barang. (Inibaru.id/ Annisa Dewi)

Inibaru.id - Konsep interior minimalis modern menjadi salah satu konsep favorit untuk rumah dan tempat makan. Nggak sulit menemukan konsep ini di beberapa restoran di Semarang. Restoran Kirakira dan Kafe Flat White yang berada di Jalan Taman Ade Irma Suryani adalah contoh tempat makan yang menggunakan konsep ini.

"Kami mengambil konsep ini karena nggak membutuhkan banyak benda. Supaya menciptakan kesan warm, kami mengambil warna tertentu seperti hijau. Bambu jadi elemen tambahan supaya Japanese style-nya terlihat," jelas Diana Khodyat, pemilik Kirakira.

Sederhana namun elegan, kan? (Inibaru.id/ Annisa Dewi)

Alasan ini diamini pula oleh Ananta Lie selaku pemilik Flat White. Minimalis modern dipilihnya lantaran konsep ini membuat kafenya terlihat bersih dan elegan tanpa menambah banyak barang. Dengan putih sebagai warna yang mendominasi, Ananta merasa konsep ini juga membuat tempatnya tampak nggak ketinggalan zaman.

Menilik sejarahnya, konsep Minimalis banyak ditemukan saat gerakan seni De Stijl dan Bauhaus muncul pada tahun 1920-an. Arsitek Theo van Deosburg dari Leiden, Belanda-lah yang memprakarsai gerakan seni ini. Perang Dunia Pertama membuat masyarakat mengharapkan terciptanya keharmonisan baru. Para seniman lantas menciptakan prinsip-prinsip estetika baru dan lahirlah Minimalis. Nggak hanya dalam seni, konsep ini kemudian diadopsi Van Deosburg dalam arsitektur dan desain.

Putih memberi kesan bersih dalam konsep minimalis modern. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Minimalis berfokus pada elemen-elemen utama bangunan. Selain itu, pengulangan desain dengan bentuk yang sederhana dan warna-warna monokrom menjadi ciri khas konsep ini. Pada 1947, sebuah sekolah seni di Jerman bernama Bauhaus memperkaya elemen konsep ini. Nggak hanya kesederhanaan, Bauhaus menambahkan kemurnian, kebersihan, dan kesan bersih sebagai prinsip-prinsip konsep Minimalis.

Arsitektur tradisional Jepang yang memang menonjolkan kesan minimalis banyak mempengaruhi konsep ini. Kalau kamu orang yang malas ribet namun tetap pengin kelihatan elegan, mungkin kamu bisa mengambil konsep ini untuk menata rumahmu.

Hm, saya jadi pengin menata rumah saya dengan konsep ini. Eh, ada yang bisa bantu saya? (Artika Sari/E05)