Menjajal Frozen Food untuk Bisnis? Why Not!

Menjajal Frozen Food untuk Bisnis? Why Not!
Peserta sedang mengajukan pertanyaan dalam Bimtek Manajemen Bisnis Frozen Food, Jumat (28/2). (Inibaru.id/ Gregorius P)

Berbicara mengenai bisnis, pasti nggak luput dari risiko. Tapi dalam seminar yang diadakan Juara Community dan Dinsos Kota Semarang di Balai Kota Semarang, Jumat (28/2), bisnis frozen food patut dijajal. 

Inibaru.id - Frasa frozen food sebenarnya masih asing di telinga saya. Ketika saya hadir pada acara yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kota Semarang dan Juara Community pada Jumat (28/2), saya baru menyadari bahwa masa kecil saya dihiasi oleh frozen food berupa sosis, nugget, dan olahan daging lainnya.

Acara tersebut adalah seminar bertemakan “Menciptakan Pengusaha Tangguh Menuju Indonesia Maju: Bimbingan Teknis Manajemen Bisnis Frozen Food” yang bertempat di Gedung CD lantai 8, Balai Kota Semarang.

Seminar ini menghadirkan Mochamad Zunaiydi, Vice President PT Ciomas Adisatwa, Japfa Group, yang membicarakan bagaimana tips and trik mengoperasikan bisnis frozen food. Peralatan dan modal yang dubutuhkan, manajemen, dan pemasaran produk juga termasuk dalam materi.

Nggak cuma pemaparan materi yang panjang, Millens, seminar ini diisi dengan pameran produk makanan beku dan sesi tanya jawab.

Meningkatkan Kesejahteraan

Mochamad Zunaiydi menyatakan, program ini adalah bagian untuk mendukung program Keluarga Harapan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Masyarakat kita dalam pemenuhan protein hewani masih rendah dan produk kami sudah berada di tengah-tengah masyarakat dan dibutuhkan oleh masyarakat,” ucap Zunaiydi.

FYI, Japfa melalui produknya ikut membantu program Keluarga Penerima Manfaat Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan menyalurkan produk makanan berprotein ke tengah-tengah masyarakat penerima Kartu Manfaat yang menjadi alat transaksi. Distribusi disalurkan melalui kelompok usaha bersama berupa E-Warung.

Seminar ini adalah salah satu bentuk pelatihan usaha untuk masyarakat supaya bisa memulai usahanya dari berbisnis frozen food.

“Kami harap dari program ini masyarakat prasejahtera menjadi masyarakat sejahtera. Nantinya mereka bisa mandiri setelah lulus dari pendampingan Japfa,” tambah Zunaiydi.

Irda dari Juara Community mengatakan bahwa program seminar ini berupaya untuk mendorong Keluarga Penerima Manfaat untuk bisa berwirausaha. Selain bisa dijual, dari distribusi makanan beku ini juga bisa dibuat warung makan.

“Pemilihan frozen food karena produk ini lebih mudah untuk dijadikan usaha,” tambah Irda.

Jadi, kamu tertarik berbisnis frozen food juga, nggak? (Gregorius Manurung/E05)