Mengikat Janji Sehidup-Semati dengan Batik Sido Asih

Mengikat Janji Sehidup-Semati dengan Batik Sido Asih
Sida Asih merupakan motif yang kerap dipakai pengantin. (Tokopedia)

Menggelar pernikahan dengan adat Jawa tentu nggak lepas dari batik. Pengantin yang sedang bingung mencari referensi batik macam apa yang indah untuk menjadi kostum pernikahan mereka, mungkin bisa memilih Batik Sido Asih. Batik yang semula digunakan oleh para bangsawan Keraton Yogyakarta ini bisa jadi busana yang pas untuk mengisi hari istimewamu.

Inibaru.id - Batik Sido Asih adalah salah satu motif yang kerap dipakai para pengantin. Bentuk tumbuhan seperti bunga atau dedaunan adalah ciri khas batik ini. Lantaran coraknya terkesan feminin, nggak heran batik sido asih lebih sering digunakan pengantin perempuan ketimbang pengantin laki-laki.

Dalam bahasa Jawa, sido berarti "jadi", sementara asih berarti "mengasihi". Dengan menggunakan batik ini, sepasang pengantin diharapkan bisa saling mengasihi sepanjang hayat. Selain corak tumbuhan, sido asih juga menggunakan corak sepasang sayap yang terbelah. Sayap ini menjadi representasi dari dua orang yang telah menemukan belahan jiwanya. Hm, romantis ya?

O ya, menelusuri asal-usulnya, batik sido asih dengan corak tumbuhan dan alam rupanya berasal dari Kota Yogyakarta, lo. Corak ini lahir dari Keraton Yogyakarta. Karena masih memiliki kaitan erat dengan Keraton Surakarta, nggak heran batik ini bisa pula kamu jumpai di Kota Solo.

Hm, mengingat filosofinya yang mendalam tentang pernikahan, nggak heran sebagian orang memilih menjadikan batik ini sebagai "seragam". Kamu yang sedang merencanakan pernikahan mungkin bisa menjadikan batik sido asih sebagai pilihan.

Semoga pernikahanmu seindah nilai-nilai yang terkandung dalam batik ini ya, Millens. Eh, kira-kira, kamu mau sewa atau jahit batik sido asih mulai sendiri nih? (IB06/E03)