Menenggak Sehatnya Jamu Kekinian di Suwe Ora Jamu

Menenggak Sehatnya Jamu Kekinian di Suwe Ora Jamu
Beberapa jamu di Suwe Ora Jamu. (kumparan.com)

"Suwe ora jamu, jamu godhong tela. Suwe ora ketemu, ketemu pisan gawe gela."

Inibaru.id – Sobat Millens doyan minum jamu? Eits, kata siapa semua jamu rasanya pahit. Ada beberapa jenis jamu yang terasa nikmat sekaligus menyehatkan. Misalnya beras kencur, kunyit asam, dan temulawak.

Kalau biasanya kita mengenal minuman tradisional itu dengan istilah jamu gendong, kini popularitas jamu mulai naik daun nih. Banyak kafe dan usaha kreatif yang mengemas jamu dalam ragam konsep kekinian.

Salah satunya adalah Suwe Ora Jamu. Kafe yang berada di bilangan Jakarta itu sengaja melabeli diri sebagai kafe spesialis jamu tradisional.

Ragam jamu kekinian. (turissendaljepit.com)

Jamu-jamu di sana dikemas dalam botol kaca dengan desain kekinian dan disajikan dalam keadaan dingin. Hm, membayangkannya saja sudah terasa segar!

Kumparan.com (1/2/2018) menulis, ada banyak pilihan jamu di Suwe Ora Jamu. Di antaranya beras kencur, kunyit asam, temulawak, rosela, sirih, kayu manis, dan asam jawa. Jamu-jamu kekinian itu dibanderol dengan harga kisaran belasan hingga puluhan ribu rupiah.

Menembus Pasar Eropa

Eksistensi produk Suwe Ora Jamu nggak hanya dikenal di Indonesia melainkan hingga kancah Eropa. Yap, meski asing dengan minuman herbal itu kalangan warga Eropa punya rasa pengin tahu yang tinggi untuk mencobanya. Mereka penasaran dengan manfaat jamu bagi tubuh.

Uwi Manthovani, salah seorang pendiri Suwe Ora Jamu mengatakan bahwa eksistensi Suwe Ora Jamu di luar negeri nggak hanya menjadi upaya promosi. Langkah itu juga diambil demi memperluas pemasaran jamu ke kancah dunia seperti ditulis travelingyuk.com (11/4/2018).

Jamu tradisional dikemas dengan konsep kekinian. (enaknyakemana.com)

Di masa depan, lanjut Uwi, produk jamu diharapkan nggak hanya menjadi minuman menyehatkan tapi juga bisa diterima oleh semua kalangan dari segi rasa.

Sebagai warga Indonesia, kita juga tentu bangga dong kalau produk tradisional kita dikenal di mata dunia. Nah, jamu favorit kamu apa nih, Millens? (IB10/E05)