Masker Sangat Mungkin Jadi Tren Baru di Dunia Fesyen Indonesia

Masker Sangat Mungkin Jadi Tren Baru di Dunia Fesyen Indonesia
Pinky Hendarto saat memasang masker yang senada dengan busana di manekin. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Bukan tak mungkin masker menjadi tren baru di dunia fesyen Indonesia. Begitu kata Pinky. Desainer busana pesta itu juga memberi prediksi tren masker yang bisa dipakai saat momen Idulfitri. Penasaran?

Inibaru.id - Meningkatnya keharusan masyarakat mengenakan masker berimbas positif pada fesyen. Pelbagai inovasi masker kain dibuat, mulai dari masker bermotif lucu, memberi penambahan pernak-pernik cantik, hingga membuat masker senada dengan busana yang dikenakan.

Pinky Hendarto adalah salah seorang sosok yang menggeluti produksi masker tersebut. Di tengah sepinya pesanan busana di butiknya, desainer kenamaan di Kota Semarang mencetuskan ide membuat masker cantik.

Pinky mengatakan, sebelum ini dirinya menerima pesanan baju pesta. Namun, lantaran pandemi,  semua acara ditunda, sehingga nggak ada pesanan.

Ya, walaupun nggak bisa untung, lumayan jadi pemasukan,” tutur perempuan 55 tahun itu.

Tentu ada perbedaan antara masker yang ada di pasaran dengan masker buatan perempuan yang sudah 30 tahun berkecimpung di dunia fesyen ini. Pinky menjanjikan, masker buatannya dibikin dengan berbagai sentuhan kreativitas, yang membuatnya berbrda dengan masker kebanyakan. 

“Saya lebih senang masker unik, cantik, lucu, kembaran ibu anak, atau masker dua muka," kata dia bersemangat.

Masker sebagai Tren Fesyen Baru

Masker batik buatan Pinky. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Masker batik buatan Pinky. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Pinky menuturkan, masker sangat mungkin menjadi fesyen baru di Indonesia. Dia pun memberi contoh masyarakat di Korea yang sudah terbiasa mengenakan masker jauh sebelum virus corona menjadi pandemi di dunia.

Sosok murah senyum tersebut meyakini, ke depan masker bukan hanya menjadi kebutuhan untuk menjaga kesehatan, tapi juga akan menjadi salah satu cara untuk tampil cantik. Nggak menutup kemungkinan, kebutuhan masker untuk mempercantik diri ini juga bakal menjadi tren fesyen Idulfitri.

“Pasti jadi tren Idulfitri, paling nggak bajunya apa maskernya apa. Harus matching! Pas ketemu keluarga yang dibahas pasti masker,” prediksinya.

Kini, di butiknya yang berada di Jalan Anggrek I No 25, Pekunden, Semarang Tengah, Pinky beserta beberapa karyawannya tengah sibuk membuat berbagai model masker. Dengan harga jual sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu, masker buatan Pinky ini worth it banget untuk dipinang.

Selain modelnya beda dari yang lain, masker buatan Pinky juga nggak jarang disesuaikan dengan baju rancangannya, lo. So, buatmu yang mau pesan masker yang matching dengan baju Lebaranmu, boleh banget ke tempat Pinky! (Zulfa Anisah/E03)