Mahasiswa UGM Ciptakan Genteng Pintar yang Terkoneksi Gawai

Mahasiswa UGM Ciptakan Genteng Pintar yang Terkoneksi Gawai
Mahasiswa Fakultas Teknik UGM membuat genteng fotovoltaik pintar yang dinamakan smart rooftop. (Dok.UGM)

Nggak sekadar atap rumah, genteng pintar bikinan mahasiswa UGM ini memiliki sel surya, sejumlah sensor, dan terkoneksi gawai.

Inibaru.id - Kecanggihan teknologi seringkali diasosiasikan oleh orang pada umumnya berupa robot yang bisa membantu pekerjaan manusia. Namun, nggak hanya tentang robot canggih yang mungkin keberadaannya belum terlalu dibutuhkan untuk saat ini, teknologi aplikatif juga perlu dikembangkan.

Hal itulah yang baru-baru ini dilakukan teman-teman kita dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Alih-alih sebuah robot pintar, beberapa mahasiswa dari Fakultas Teknik itu mencoba mengembangkan inovasi pemanfaatan energi surya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Penasaran apa hasil karya mereka? Menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi sumber energi baru dan terbarukan berupa tenaga matahari atau surya yang sangat besar, para mahasiswa ini membuat genteng fotovoltaik pintar yang dinamakan Smart Rooftop.

Berbeda dengan genteng pada umumnya yang berfungsi sekadar sebagai atap rumah, genteng pintar kreasi mahasiswa ini telah diberi tambahan sel surya yang tertanam pada permukaan genteng tersebut. Genteng ini juga sudah berbasis IoT (Internet of Things).

"(Genteng ini) hampir sama seperti genteng pada umumnya, tapi dilengkapi sel surya yang dapat digunakan sebagai sumber energi listrik dengan self-cleaning glass agar kotoran yang menempel pada permukaan mudah dibersihkan lewat ponsel," kata salah seorang anggota tim mahasiswa peneliti genteng pintar Nifwan Arbi Nugroho, Jumat (26/8).

Keunggulan genteng surya ini ada pada penggunaan teknologi IoT. Teknologi tersebut memungkinkan kita melakukan proses perawatan secara otomatis, mengetahui performa genteng surya, serta melihat keadaan lingkungan sekitar melalui gawai.

"Genteng pintar ini dilengkapi alat penyiram air yang terhubung dengan perangkat ponsel pintar, proses pemeliharaan dapat dilakukan secara otomatis saat tidak ada hujan," ucapnya.

Nifwan menerangkan, genteng surya ini memiliki berbagai sensor, di antaranya sensor suhu, hujan, kelembapan, cahaya LDR (Light Dependent Resistor), dan daya yang membuat pengguna mengetahui kondisi sekitar.

Anggota tim lainnya Lathief Nurmahmudi Wijaya mengatakan, genteng pintar bertenaga surya ini akan terus dikembangkan agar nantinya bisa lebih banyak memiliki fitur. Dia berharap, ke depan genteng ini juga bisa dikomersilkan supaya mampu memberi manfaat untuk masyarakat luas.

Nah, kita tunggu perkembangan selanjutnya ya, Millens. Semoga proyek ilmiah yang digawangi oleh Nifwan Arbi Nugroho, Lathief Nurmahmudi Wijaya, Muhammad Rafif Taqiyuddin dan Maulana Istar dengan bimbingan dosen Ahmad Agus Setiawan segera mengalami penyempurnaan.

Sebagai informasi, pengerjaan inovasi genteng surya ini ada dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta (PKM-KC) UGM dan memperoleh sumber dana dari Kemendikbud Ristek. Keren, kan? (Siti Khatijah/E03)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Mahasiswa UGM Kembangkan Genteng Pintar Bertenaga Surya.