Rasendriya Ubah Limbah Daun Menjadi Lukisan Jutaan Rupiah

Limbah daun kering biasanya dibuang begitu saja. Jika diolah pun kebanyakan dijadikan pupuk kompos. Namun ada satu inovasi pengolahan limbah daun kering yang lebih menarik dan bernilai jual tinggi.

Rasendriya Ubah Limbah Daun Menjadi Lukisan Jutaan Rupiah
Salah satu lukisan tulang daun. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Inibaru.id – Dedaunan kering biasanya hanya berakhir di tempat pembuangan. Jika dimanfaatkan, mayoritas orang hanya mengubahnya menjadi pupuk kompos. Namun ada satu inovasi pemanfaatan limbah dedaunan kering yang menarik nih, Millens.

Inovasi itu dibuat oleh Rasendriya, kelompok kriya yang diprakarsai oleh sekelompok dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes). Di tangan mereka, limbah dedaunan kering diubah menjadi kerajinan tulang daun yang bernilai ekonomi tinggi.

Detail salah satu lukisan tulang daun. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Proses pembuatan kerajinan tulang daun itu cukup mudah, namun membutuhkan ketelitian penuh. Oya, daun yang dipakai berasal dari pohon-pohon tahunan. Misalnya pohon bodi, pohon durian, dan pohon karet.

Setelah memilih daun yang akan diolah, daun akan direndam dengan sejumlah bahan kimia untuk proses pengawetan. Proses kimia itu juga akan membuat daun menjadi kuat, Millens.

Gantungan kunci dari tulang daun. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Yap, setelah direndam dengan bahan kimia dan dibersihkan, daun akan diberi pewarna. Setelah itu barulah daun akan disikat hingga menyisakan bagian tulangnya saja.

Permukaan tulang daun itulah yang kemudian akan dipercantik dengan lukisan yang semuanya dibuat langsung dengan tangan. Pilihan lukisannya pun klasik dan menarik. Semua dikerjakan dengan sangat detail.

Nggak heran kalau hasil kriya tulang daun itu ditawarkan dengan harga yang cukup tinggi. Satu lukisan tulang daun dibanderol dengan harga sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta lo. Keren kan?

Pembatas buku dari tulang daun. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Hasil kriya Rasendriya nggak hanya berbentuk lukisan tulang daun. Ada beberapa produk lain yang nggak kalah menarik. Di antaranya bunga hias, gantungan kunci, dan pembatas buku.

Tertarik pengin memiliki salah satu di antaranya? Gerai Rasendriya berada di Gedung Kewirausahaan Unnes, Kota Semarang. Kamu juga bisa kepoin instagram mereka di @kriyatulangdaun. Nah, siapa bilang sampah nggak bisa berubah menjadi barang bernilai guna? (Mayang Istnaini/E05)