Limbah Teh Jadi Pembersih Multifungsi

Limbah Teh Jadi Pembersih Multifungsi
MVP sudah dikemas dan siap dipasarkan. (ugm.ac.id)

Zat pembersih biasanya menggunakan bahan kimia, wanginya memang enak tapi zat ini nggak ramah lingkungan, Millens. Hm, lalu apa ya alternatifnya?

Inibaru.id – Kini kamu bisa menikmati wangi teh di perabot dan barang-barang pribadi, lo. Yap, MVP (Most Valuable Powder) adalah zat pembersih dari ampas teh yang ramah lingkungan.

Lima mahasiswa UGM, yaitu Herman Amrullah, Naufal Muflih, Aulia Rizki, Ahmad Abrar, dan Ensi Saraswati menawarkan MVP sebagai pengganti detergen. Seperti apa, ya, produk mereka?

Lima mahasiswa UGM membuat inovasi pembersih dari limbah.(ugm.ac.id)

MVP dibuat dari bahan-bahan alami. Nggak ada bahan kimia berbahaya yang ditambahkan. Jadi, pas banget sebagai kampanye menjaga lingkungan kan? Selain itu, harga detergen ini terjangkau.

Meskipun harga produk ini lebih murah dibanding produk lain, namun berkualitas tinggi, lo. MVP diklaim lebih efektif mengurangi kotoran dan debu hingga 90 persen berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.

MVP terdiri dari soda kue, activated tea, asam sitrat, garam dapur, bubuk pengharum, dan serbuk cengkeh. Zat tersebut dipilih karena menghilangkan kotoran pada perabot dan barang lainnya, membasmi bakteri, serangga dan jamur, dan menghilangkan bau nggak sedap sekaligus mengharumkan.

Ampas teh dipilih karena cocok jadi agen pembersih. Jadi, di dalamnya terdapat senyawa flavonoid yang mampu menurunkan kadar besi yang mencemari air. Bahan baku utama ini juga mudah didapat dari warung-warung burjo (bubur kacang hijau) di sekitar kampus karena memiliki banyak limbah ampas teh.

Gimana, Millens? Tertarik coba MVP? (MG13/E05)