Popcheez Chicken Intan Adelia, Kuliner Populer Zaman Now

Popcheez Chicken Intan Adelia, Kuliner Populer Zaman Now
Intan Adelia owner Popcheez Chicken (youngster.id)

Berawal dari menonton tayangan memasak di Youtube, Intan Adelia membuat produk yang kini kita kenal dengan Popcheez Chicken. Yuk simak cerita lengkapnya!

Inibaru.id – Banyak orang dengan berbagai keterbatasan yang sukses mewujudkan impiannya. Nggak terkecuali Intan Adelia. Meskipun dia menyandang tuna rungu, dia telah membuktikan kalau dia bisa sukses. 

Perempuan kelahiran Jakarta, 26 Januari 1995 yang biasa disapa Intan ini memulai bisnis kuliner yang diberi nama Popcheez Chicken sejak 2017 lalu. 

Produk ayam pop yang diberi tambahan saus keju memang sedang populer di kalangan anak muda Jakarta. Berawal dari melihat tayangan kuliner di Youtube, Intan kemudian mencoba untuk membuat ayam goreng lengkap dengan saus kejunya.

Hasil karyanya itu kemudian dia kenalkan ke orang-orang di sekitarnya. Nggak disangka respon yang diberikan positif. Berbekal saran serta dorongan teman-temannya, Intan pun memberanikan diri untuk menjual Popcheez Chicken melalui media internet.

Melansir Youngster.id (26/04/2018), Intan merupakan seorang penyandang disabilitas, dia nggak bisa mendengar. Namun keterbatasannya nggak mengahalangi dia untuk berwirausaha, lo. Sebelum bisnis Popcheez Chicken, Intan sudah terlebih dahulu menjalankan bisnis kerajinan tangan berupa bingkai foto. Kini kedua bisnisnya itu mampu mendukung perekonomian keluarganya.

Popcheez chicken. (youngster.id)

Perempuan yang berusia 23 tahun ini mengaku terinspirasi dari sejumlah pengusaha kuliner, termasuk Gibran dan Kaesang putra Presiden Joko Widodo.

“Saya termotivas oleh putra Presiden Joko Widodo yang memiliki usaha makanan. Itu memotivasi saya mendirikan usaha kuliner ini. Meskipun kondisi saya tuli, tapi saya yakin juga bisa melakukan hal yang sama seperti mereka,” ungkapnya.

Mengumpulkan Modal

Sebelum mulai berwirausaha, Intan pernah bekerja sebagai tenaga honor di Laboratorium Bahasa Isyarat. Gaji yang dia peroleh dari situ kemudian dia kumpulkan untuk modal awal membuka usaha. Setelah terkumpul lebih kurang Rp 1 juta, Intan kemudian memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan membuka usaha sendiri.

Menyandang tuna rungu memang menjadi kendala terbesar bagi Intan. Kendala komunikasi ini menyulitkannya untuk mengembangkan usaha. Contohnya ketika hendak menyewa tempat usaha maupun saat menjalin bekerjasama dengan orang lain.

Akhirnya Intan pun mencari jalan keluar untuk kendala yang dihadapinya. Dia memutuskan untuk menjalankan bisnisnya melalui secara daring. Kini Popcheez Chicken dapat kamu temui di Go-Food yang merupakan layanan kuliner daring terbesar di Indonesia saat ini.

Rezeki memang sudah ada yang mengatur. Dalam sehari Intan mampu menjual 5-12 porsi Popcheez Chicken dari 3 menu pilihan yang dia sediakan. Harganya juga relatif terjangkau, berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 40 ribu per porsi. Hasilnya bukan main, dalam sebulan dia bisa mengantongi omzet hingga Rp 6 juta.

Hasil dari kerja keras Intan membuahkan hasil yang membanggakan nih, Millens. Produk Popcheez Chicken miliknya terpilih menjadi bagian dari 400 UKM binaan BUMN lo. Dia pun berkesempatan untuk tampil dalam pameran Telkom Craft Indonesia 2018.

Melalui acara ini produk kulinernya bisa dikenal lebih jauh oleh masyarakat. Intan pun berpesan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Asalkan orang tersebut mau melakukannya dengan benar dan berusaha keras untuk meraihnya.

Wah, semangat Intan dalam berwirausaha perlu kita tiru nih, Millens. Meski memiliki keterbatasan fisik, dia sama sekali nggak merasa minder. Justru hal tersebut sebagai salah satu cara menyemangati dirinya untuk menjadi entrepreneur muda yang sukses. Semoga sukses selalu Intan! (IB13/E05)