Kandri Ethnic, Kerajinan dari Limbah Kayu Berdiorama Unik nan Estetik

Kandri Ethnic, Kerajinan dari Limbah Kayu Berdiorama Unik nan Estetik
Diorama kehidupan pedesaan patung karakter orang-orangan dari Desa Kandri. (Tribunnews.com)

Kerajinan patung berkarakter yang punya diorama menarik ini hasil buatan warga Gunungpati, Semarang, lo. Penjualannya sudah sampai luar negeri!

 

Inibaru.id – Nggak salah memang jika kerajinan dari Desa Kandri Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, ini diminati. Meskipun berbahan dasar limbah kayu, namun pemasarannya sudah sampai mancanegara, lo.

Kalau Millens datang ke sini, kamu bakal menemukan aneka patung karakter dan diorama yang unik khas masyarakat pedesaan. Karya yang diberi nama Kandri Ethnic itu merupakan hasil ciptaan kakak-beradik, Wakhid dan Muhammad Nur Khusaini.

Menurut Saddam, panggilan akrab Muhammad Nur Khusaini, ide pembuatan kerajinan dari limbah kayu muncul pada 2013. Saat itu, Desa Kandri ditetapkan sebagai desa wisata. Terbesit dalam pikiran mereka untuk membuat oleh-oleh berupa kerajinan tangan khas Desa Kandri.

Nggak ingin meniru bentuk yang sudah-sudah, Wakhid dan Saddam ingin menonjolkan ciri khas Desa Kandri.

“Awalnya, saya terinspirasi dari ibu-ibu yang baru pulang dari kebun. Mereka membawa kayu. Dari kayu-kayu yang mereka bawa pasti ada limbahnya, nah limbah itu saya kumpulkan untuk dijadikan bahan membuat cendera mata,” katanya.

Sejak saat itu, mereka berdua mulai giat mengumpulkan limbah dan mencari ide-ide kreatif untuk membuat kerajinan menarik. Ditulis Suaramerdeka.com (02/07/2018), semakin berkembang Desa Wisata Kandri, muncul ide untuk membuat patung berkarakter orang-orangan.

Patung karakter karya Wakhid dan Saddam. (Tribunnews.com)

Adapun patung karakter yang dibuatnya terinspirasi dari aktivitas warga Kandri, seperti patung orang menumbuk padi, petani mencangkul, hingga orang mencari kayu bakar.

Pemasaran

Pemasaran dilakukan secara daring. Melebihi ekspektasi, karya mereka juga diminati di luar Kandri. Menurut Tribunnews.com (03/02/2017), patung dari limbah kayu tersebut nggak hanya dilirik oleh para wisatawan, tetapi mereka berhasil mengekspornya hingga ke negeri Sakura Jepang dan Rusia. Wah!

Nggak hanya itu, dia juga membuat patung karakter dari berbagai limbah organik di sekitarnya, seperti kayu erosi, bambu, rumput, padi kering, pelepah pisang, kulit kayu, daun kering, dan lainnya.

Kerajinan patung dari Desa Wisata Kandri yang mendunia. (Picbear.online)

Untuk harga bervariasi, Millens. Mulai dibanderol sebesar Rp 50 ribu hingga Rp 2 juta tergantung kerumitan karya.

Kalau hanya patung seorang petani hanya Rp 50 ribu. Kalau desainnya pertunjukan Jathilan lengkap dengan peralatan musik dan penarinya, bisa sampai Rp 2 juta. Pembeli kebanyakan orang-orang yang suka seni,” tambah Wakhid.

Wah! Kreatif banget ya, mereka. (IB06/E05)