Kembangkan Hobi Menanam, Jun Kelola Usaha di Sela Kuliah Online

Kembangkan Hobi Menanam, Jun Kelola Usaha di Sela Kuliah Online
Juneyas Titi Ekandari, pemilik Flowtus Kaktus tengah berada di bazar. Sosok yang hobi menanam ini kini bisa kelola usaha di sela kuliah online. (Juneyas Titi Ekandari)

“Kuliah malah kayak lagi dengar Podcast," terang Juneyas yang kini bisa nyambi kelola usaha di sela kuliah online yang dijalaninya saat ini. "Sambil kerja, beresin tenaman, fotoin produk!”

Inibaru.id – Kondisi pandemi corona dalam beberapa bulan ini justru bikin Juneyas Titi Ekandari memiliki lebih banyak waktu luang untuk mengembangkan bisnisnya. Sosok yang hobi menanam ini kini bisa mengelola usaha di sela kuliah online.

Jun, sapaan akrabnya, adalah pemilik Flowtus Kaktus. Dia menjual pelbagai tanaman hias, khususnya yang bisa diadopsi di dalam ruangan. Bisnisnya pada bidang tanaman berawal ketika gadis asal Jambi ini terpaksa hijrah dan ngekos ke Semarang untuk kuliah.

Hobi menanam memang sudah ada pada dirinya. Jun yang sebelumnya nggak pernah tinggal sendirian pun mencoba menghibur diri dengan mulai merawat berbagai jenis tanaman indoor di kamarnya. 

Ide untuk mulai merintis usaha muncul ketika Jun membagikan foto-foto lewat instastory dan feed di Instagram pribadinya. Tanpa disangka, banyak yang kasih respons positif. Bahkan, beberapa orang di antaranya tertarik untuk memiliki tanaman yang dia bagikan.

Melihat adanya peluang bisnis, mahasiswa semester enam di Fakultas Ekonomika dan Bisnis di Universitas Diponegoro Semarang ini pun memberanikan diri membuka usaha. Modalnya Rp 150 ribu, yang didapat dari uang bulanannya.

Beberapa jenis kaktus yang dijual di Flowtus Kaktus. (Juneyas Titi Ekandari)
Beberapa jenis kaktus yang dijual di Flowtus Kaktus. (Juneyas Titi Ekandari)

Langkah pertama, Jun mencari pemasok tanaman indoor. Sasaran utamanya adalah tanaman kaktus dan sukulen, meski ada tanaman lain yang juga dia buru. Semula, dia membelinya melalui online supplier, tapi ternyata mengecewakan. 

"Beli online anyak barang yang rusak," terang Jun via pesan singkat, Rabu (6/5/2020). "Lalu, saya cari supplier yang terdekat. Bandungan ada. Kualitasnya oke." 

Saat ini, berbagai tanaman hias dijual Jun, khususnya tanaman dalam ruangan. Kaktus dan sukulen menjadi jenis-jenis yang paling diminati konsumen. Harganya beragam, mulai dari Rp 8.000 hingga Rp 35 ribu, sudah termasuk pot.

"Flowtus Kaktus bisa beromzet Rp 6-8 juta per bulan," aku dia. Wah, usaha yang awalnya hanya bermodalkan uang saku kini malah bisa menambah uang saku hingga puluhan kali lipat, ya, Millens!

Kuliah dan Kelola Usaha

Jun mengaku bahagia menjalani hidupnya sekarang. Sibuk kuliah sembari mengelola usaha lebih baik baginya, ketimbang membuang waktu luangnya untuk bersantai. Itulah yang dikatakannya. Hm, motivasi yang menarik!

Oh iya, kebijakan WFH karena Covid-19 saat ini bahkan justru menjadi "berkah" tersendiri bagi Jun. Penjualan Flowtus Kaktus terus meningkat. Bahkan, akhir-akhir ini dia mengaku berani membeli banyak stok tanaman.

“Malah ramai, orang-orang banyak yang ngerawat tanaman. Kalau di rumah aja kan bingung mau ngapain. Jadi, saya ngasih kesibukan buat orang yang lagi WFH biar ngerawat tanaman,” tulisnya, diakhiri emote ketawa.

Kuliah yang dijalaninya via daring juga membuatnya bisa bergerak lebih leluasa. Di sela kuliah, dia masih bisa mengurusi usaha. 

“Kuliah kayak dengerin Podcast. Sambil kerja, beresin tanaman, fotoin produk,” terangnya.

Juneyas selalu berinovasi dalam menciptakan produk baru. (Juneyas Titi Ekandari)
Juneyas selalu berinovasi dalam menciptakan produk baru. (Juneyas Titi Ekandari)

Dipasarkan via Daring

Sebagian besar transaksi kaktus dan sukulen di Flowtus Kaktus dilakukan via daring. Kebanyakan lewat media sosial. Namun demikian, Juneyas juga menerima pelanggan yang ingin datang langsung melihat koleksi miliknya.

Flowtus kaktus beralamat di Jalan Gondang Timur IV Perumahan Grand Tembalang Regency, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kamu yang berminat, silakan datang ke alamat tersebut ya!

"Lewat medsos, datang langsung, atau bisa beli pas Flowtus Kaktus ikut bazar," ujar Jun, yang mengaku untuk promosi produk lebih suka menggunakan akun Instagram @flowtus_kaktus.

Menjalani bisnis tanpa kendala sepertinya mustahil dilakukan. Pun demikian dengan Flowtus Kaktus. Namanya jualan tanaman, cuaca bisa menjadi teman sekaligus ancaman paling serius.

"Cuaca yang nggak menentu membuat tanaman mudah mati, yang berarti kerugian bagi saya," kata dia. 

Yap, memang nggak ada usaha yang nggak berisiko, sih. Orang bilang, high risk, high return! Semoga di balik tiap kerugian, bakal segera muncul keuntungan yang berlipat ganda! Salut, lo, Juneyas! (Rafida Azzundhani/E03)