HerPads, Alat Pendeteksi Dini Kanker Serviks

HerPads, Alat Pendeteksi Dini Kanker Serviks
Hibar Syahrul Gafur, mahasiswa ITB meraih juara 1 Kino Youth Innovator Award (KYIA) 2018. (Dok. KYIA)

Alat ciptaan mahasiswa ITB dapat mendeteksi gejala awal kanker serviks. Selain mudah digunakan, alat yang diberi nama HerPads ini terjangkau.

Inibaru.id– Kanker serviks menjadi salah satu penyakit yang ditakuti perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sayangnya, belum ada obat yang bisa mengobati mereka yang terjangkit penyakit ini. Yang bisa dilakukan adalah melakukan tindakan pencegahan dengan deteksi awal dan perawatan agar kanker serviks nggak semakin parah.

Nah, sejak Mei 2018, seorang mahasiswa Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB) Hibar Syahrul Gafur menciptakan alat pendeteksi kanker serviks berbahan pembalut. Alat ini diberi nama HerPads.

Terinspirasi dari perjuangan ibunda Hibar melawan kanker serviks, dia berharap bisa memberi peringatan kepada perempuan lain sehingga bisa langsung mendapatkan penanganan dini yang lebih cepat.

“Saya ingin dengan karya-karya yang saya buat orang-orang bisa terbantu, salah satunya dengan HerPads ini,” tutur Hibar, seperti ditulis Kompas.com, Jumat (7/9/2018).

Nggak mudah bagi Hibar membuat HerPads ini. Dia harus belajar soal kanker serviks ke dosen dan dokter spesialis kanker di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Nggak cuman itu saja, Hibar juga belajar dari pengalaman ibunya yang kini masih berjuang melawan kanker serviks.

Menurut Hibar, kebanyakan penderita kanker nggak sadar telah mengidap kanker serviks. Akibatnya, banyak yang terlambat memperoleh pertolongan. Mendeteksi kanker serviks memang nggak mudah, Millens. Pasalnya, gejala yang muncul pada tiap perempuan berbeda.

Meski begitu, dia berharap produk ini dapat membantu perempuan mengetahuinya lebih dini gejala kanker dengan cara yang mudah dan terjangkau.

“Alat ini untuk deteksi yang mudah dan terjangkau oleh perempuan,” katanya. “Namun, konsep ini masih dirahasiakan juga cara kerjanya.”

Berkat ide kreatifnya untuk membantu sesama ini, karyanya ini menjadi kampiun di ajang Kino Youth Innovator Award 2018 akhir Agustus lalu. Selanjutnya, karya ini akan diuji secara khusus oleh perusahaan yang membuat lomba.

Sejauh ini, belum diketahui kapan hasil HerPads selesai. Jika alat ini jadi diproduksi, perusahaan akan memberikan royalti dan hak atas kekayaan intelektual tetap menjadi miliknya.

Wah, bermanfaat banget ya inovasi Hibar ini. Semoga hasil ujinya cepat keluar dan segera diproduksi ya, Millens. (IB07/E05)