Gurihnya Keripik Daun Pegagan Desa Gesing Temanggung

Daun pegagan sering dianggap sebagai tanaman liar yang nggak memiliki manfaat. Siapa nyana daun ini bisa dijadikan keripik. Kamu dijamin ketagihan deh, Millens.

Gurihnya Keripik Daun Pegagan Desa Gesing Temanggung
Keripik daun pegagan khas Temanggung. (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Inibaru.id - Siapa sangka tanaman liar bisa diolah menjadi camilan. Tumbuhan yang dikenal dengan tapal kuda ini lebih sering dimanfaatkan sebagai obat alternatif beberapa penyakit. 

Melansir Merdeka.com (8/3/2017), daun pegagan bisa mengobati panas dalam, usus buntu, menurunkan tekanan darah, hingga kencing batu.

Selain berkhasiat, daun pegagan ini ternyata bisa diolah menjadi camilan, lo. Di tangan Kelompok Belajar Usaha (KBU) Cahaya Asri Desa Gesing, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung daun pegagan disulap jadi produk kripik daun pegagan yang gurih.

https://assets.kompasiana.com/statics/files/1423298308968318395.jpg?t=o&v=700?t=o&v=700

Keripik pegagang. (kompasiana.com)

Salah seorang pengelola KBU Cahaya Asri, Mukidah mengaku bahwa inovasi ini ditemukan dua tahun silam ketika masyarakat sadar akan banyaknya bahan baku yang tumbuh di ladang warga secara liar.

"Selama ini belum dimanfaatkan, maka dari itu, kami coba mengolahnya menjadi keripik. Ternyata enak juga,"  ujarnya.

Mengolah daun pegagan menjadi keripik ini juga terbilang mudah, lo. Pertama cuci bersih daun pegagan, kemudian masukkan ke dalam adonan tepung yang encer. Terakhir, goreng hingga berwarna keemasan. Mudah kan?

Keripik daun pegagan dijual sekitar Rp 60 ribu per kilogram. Tapi jika kamu hanya ingin mencicipi cita rasanya, kripik ini juga dijual dalam kemasan ekonomis yaitu Rp 1.000 per bungkus. Murah, nikmat, dan banyak khasiatnya.

https://www.khasiat.co.id/wp-content/uploads/2017/01/Daun-Pegagan.jpg

Bentuk daun pegagan. (Khasiat.co.id)

Nah, itu dia olahan kripik daun pegagan. Dari hanya tanaman liar, daun pegagan bisa jadi camilan yang gurih dan renyah. Yuk cicipi! (IB13/E05)