GODECT, Alat Ekstraksi Karotenoid Karya Mahasiswa UB

Sering dibuang begitu saja, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya berhasil menciptakan alat yang dapat mengekstrak karotenoid dalam ampas wortel. Penasaran?

GODECT, Alat Ekstraksi Karotenoid Karya Mahasiswa UB
Tim UB bersama GODECT. (okezone.com)

Inibaru.id - Siapa sangka jika ampas wortel masih bisa dimanfaatkan? Di tangan tiga mahasiswa Universitas Brawijaya ini, ampas worel masih bisa "diperas", lo.

Perlu kamu tahu, wortel memiliiki kandungan karotenoid. Apa itu? Yakni provitamin A yang sangat baik bagi tubuh yang bisa mencegah katarak, kanker, penyakit kardiovaskular serta degenerasi macular. Ternyata, sebanyak 80% dari total karotenoid terdapat dalam ampasnya.

Ampas wortel. (Dwiananta.com)

Karena itu, tiga mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur itu menciptakan ekstraktor ampas wortel. Tujuannya? Tentu saja menyaring karotenoid dalam ampas wortel. Mereka adalah Adi Rahmanto Wibowo, Roya Putri Habibah dan Rismoyo Nahri Filanto.

Mengutip detik.com (11/7/2018), melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), inovasi teknologi tersebut dinamakan GODECT (Green Carotenoid Extractor).

Kelebihan GODECT

Demi mewujudkan Indonesian Zero Waste Technology, GODECT menjadi alat ekstraksi karotenoid yang sangat efektif. Alat ini mengombinasikan teknologi non-thermal PEF (Pulse Electric Field). Nggak cuma itu, Millens. GODECT juga dilengkapi pressure chamber agar hasil yang didapatkan maksimal.

Kelebihan lainnya menjaga karotenoid tetap utuh sebab alat ini nggak menggunakan panas. Karotenoid memang memiliki sifat rentan terhadap panas. 

Sedangkan sifat lain dari karotenoid adalah larut dalam minyak. Oleh karena itu, mereka pun memilih melarutkan karotenoid menggunakan minyak zaitun dan mengemasnya ke dalam pil. Alasannya? Karena selain memungkinkan untuk langsung dikonsumsi, minyak zaitun juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Oya, karotenoid nggak hanya terdapat pada wortel saja, lo. Jadi diharapkan ke depannya GODECT juga bisa mengekstraksi karotenoid dari bahan lainnya, seperti bayam merah dan labu kuning.   

Wah, jadi nggak impor lagi ya kalau kebutuhan vitamin A Indonesia bisa terpenuhi. Semoga penemuan ini bisa dikembangkan. (IB05/E05)