Esa Bambu Art "Sulap" Limbah Kayu dan Bambu jadi Kerajinan Bermutu

Esa Bambu Art
Anggota Esa Bambu Art di galeri mereka. (suaramerdeka.com)

Di galeri ini, limbah bambu dan kayu disulap menjadi kerajinan bernilai tinggi. Penasaran? Yuk simak!

Inibaru.id – Dibuang sayang. Sepertinya itu ungkapan yang paling tepat menggambarkan bisnis kreatif yang satu ini. Di Desa Purwojati, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, sekumpulan pemuda mengolah limbah bambu menjadi barang berharga.

Mereka tergabung dalam Esa Bambu Art. Limbah kayu dan bambu mereka sulap menjadi berbagai kerajinan tangan. Di antaranya miniatur rumah, miniatur berbagai kendaraan, miniatur seperangkat drum, dan masih banyak lainnya.

Miniatur vespa dari limbah kayu. (facebook/Esa Bambu Art)

Nur Salis dan Mualim, anggota Esa Bambu Art menceritakan ide mengolah limbah menjadi kerajinan tangan muncul sejak tiga tahun lalu. Ide itu muncul di tengah situasi mencari pekerjaan yang sulit.

Dipasarkan Secara Daring

Selain dijual di galeri mereka, produk-produk Esa Bambu Art juga dipasarkan secara daring lo. Esa Bambu Art menyadari sebagai bahan kerajinan, segmen pembeli produk mereka memang hanya menyasar kalangan tertentu saja. Makanya penjualan daring dilakukan demi memperluas jangkauan pasar.

Miniatur seperangkat drum dari limbah kayu. (facebook/Esa Bambu Art)

Nggak hanya itu, Esa Bambu Art juga mulai mengikuti berbagai pameran tingkat kecamatan hingga kabupaten. Wah, bakal semakin luas ya pasarnya.

Kendati demikian, ternyata Esa Bambu Art belum memiliki patokan harga yang paten terhadap produk-produk yang mereka jual, Millens.

“Kami sebenarnya nggak pernah mematok harga. Kalau harus mematok itu pun sangat terpaksa karena ini merupakan barang seni,” jelas Nur Salis pada suaramerdeka.com Jumat (29/6/18).

Miniatur rumah dari limbah kayu. (facebook/Esa Bambu Art)

Eits, jangan khawatir. Harga produk-produk Esa Bambu Art masih terjangkau kok. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu. Tentunya dengan kualitas yang nggak main-main dong.

Ada satu lagi nih yang menarik dari Esa Bambu Art. Mereka nggak hanya menjual barang kerajinan dari limbah kayu dan bambu, tetapi juga pengin menginspirasi orang lain dengan jejak mereka itu.

Yap, di tengah sempitnya lapangan pekerjaan Esa Bambu Art berharap masyarakat tetap bisa bergerak mencari penghasilan melalui ide dan bahan yang ada di sekitar mereka. Inspiratif banget ya, Millens! (IB10/E05)