Suvenir dari Semarang, Kacamata dan Arloji Berbahan Kayu Buatan Nowis Handmade

Suvenir dari Semarang, Kacamata dan Arloji Berbahan Kayu Buatan Nowis Handmade
Kacamata Nowis. (Inibaru.id/Artika Sari)

Selain kerajinan kayu dari Desa Kandri di Kecamatan Gunungpati, kamu bisa menjadikan kacamata dan arloji Nowis Handmade sebagai cendera matamu saat berlibur di Semarang.

Inibaru.id – Suka mengoleksi aksesori unik? Mungkin, arloji dan kacamata dari Nowis Handmade ini bisa jadi referensimu. Selain bentuknya yang unik, aksesori-aksesori berbahan dasar kayu itu dijamin bakal membuat penampilanmu lebih bergaya natural.

Bermula dari menonton video di Youtube, Purnomo sang pemilik jenama ini, mulai tertarik belajar membuat arloji dan kacamata sendiri. Setelah mengalami pelbagai rintangan dan sempat salah beberapa kali, lelaki 30 tahun itu akhirnya bisa memasarkan produknya pada 2017 lalu.

Nama Nowis diambil dari panggilan akrab Purnomo, yakni Siwon. Dalam sebulan, kerajinan kayu yang beralamat di Desa Kandri, Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, itu bisa menghasilkan 15-20 produk. Biasanya Purnomo memakai kayu kelapa, apel, atau eboni, untuk membuat kerajinan.

Purnomo di ruang kerjanya. (Inibaru.id/Artika Sari)

Durasi pembuatan arloji dan kacamata itu tentu saja berbeda. Untuk satu kacamata, Purnomo membutuhkan waktu sekitar 1-2 hari. Sementara, untuk satu arloji, dia bisa menyelesaikannya dalam waktu 2-3 hari. Semakin sulit modelnya, semakin lama pula pengerjaannya.

Untuk memiliki produk-produk Nowis, kamu perlu merogoh kocek agak dalam nih, Millens. Kacamata Nowis dibanderol dengan harga sekitar Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu. Adapun untuk arloji, harganya berkisar antara Rp 400 ribu hingga Rp 1,5 juta. Hm, lumayan, ya!

Jam tangan Nowis ini layak kamu koleksi, lo. (Inibaru.id/Artika Sari)

Purnomo mengatakan, dengan harga yang nggak bisa dikatakan murah itu, sejauh ini konsumen Nowis kebanyakan berasal dari luar kota, ada juga yang dari luar negeri.

“Ya, banyak dari luar kota. Pernah juga ada yang berasal dari Jepang,” pungkas Purnomo.

Nah, kalau Sobat Millens berminat untuk mengoleksi kacamata dan arloji Nowis, kamu bisa berkunjung ke Galeri UMKM di Kota Lama Semarang. Eits, tapi jangan lupa cek uang di ATM dulu, ya, cukup atau enggak! Ha-ha. (Artika Sari/E03)