Dikenal Sebagai Kekayaan Kuliner Jawa Tengah, Kecap-Kecap Ini Unggul di 'Rumah' Sendiri

Dikenal Sebagai Kekayaan Kuliner Jawa Tengah, Kecap-Kecap Ini Unggul di 'Rumah' Sendiri
Macam-macam kecap di Indonesia. (Raahanami.blogspot)

Di tengah produksi kecap pabrikan yang gila-gilaan, sejumlah produsen kecap rumahan terus bertahan di tengah masyarakat. Lantaran sudah lama berdiri dan dipercaya masyarakat, kecap-kecap ini terus bertahan. Apa saja?

Inibaru.id – Jawa Tengah memiliki beberapa kecap lokal yang mampu bertahan selama beberapa tahun. Di tengah gempuran merek-merek baru, kecap-kecap ini mampu menunjukkan eksistensinya lantaran mampu mempertahankan kualitas. Apa saja kecap-kecap yang unggul ini?

Kecap Pulau Djawa

Jenama "Pulau Djawa" untuk produk kecap dan tauco khas Pekalongan. (Elyzafashion)

Menikmati soto tauto khas Pekalongan rasanya belum pas kalau nggak menggunakan Kecap Pulau Djawa. Selain kecap, industri rumahan ini juga menyajikan tauco, campuran utama soto bercita rasa pedas-asin tersebut. Kalau ke Pekalongan, mampirlah ke sana!

(Baca Juga: Berdiri Sejak 1950, Tauco dan Kecap 'Pulau Djawa' Masih Eksis di Kota Batik Hingga Kini)

Kecap Ikan Lele

Kecap Ikan Lele. (kecapmaniscaplelesolosukoharjoklatenboyolalikaranganyar.wordpress)

Kecap ikan lele didirikan oleh Go Tjwan Hok atau Pranoto pada 1954. Pabrik kecap ini berada di Jalan Pati-Juwana Kilometer 3, Sarirejo, Kecamatan Pati. Kendati hanya dipasarkan di kabupaten tersebut, pembelinya berdatangan dari luar kota, lo.

(Baca Juga: Dari Pati, Rasa Kecap Ikan Lele Bikin Lidah Jatuh Hati)

Kecap Kuda Terbang

Kecap Kuda Terbang. (Bukalapak)

Selain kecap Ikan Lele, ada pula kecap Kuda Terbang dari Kota Salatiga. Kecap ini memiliki tekstur yang kental dengan rasa manis yang gurih. Sejak berdiri pada 1950, kecap Kuda Terbang telah dipasarkan nggak hanya di Jawa Tengah, tapi juga ke Yogyakarta.

(Baca Juga: Menjaga Kualitas, Kecap Kuda Terbang dari Salatiga Mampu Bertahan Hingga Kini)

Kecap THG

Kecap THG. (Kumparan)

Di Kudus, kecap ini bakal sering kamu jumpai di rumah makan yang menjual Soto Kudus. Banyak penjual yang memutuskan nggak pindah ke merek lain lantaran kualitas kecap THG tetap terjaga selama bertahun-tahun.

Kalau kamu berkunjung ke kabupaten ini, jangan lupa mampir ke pabriknya yang berada di Jalan Lingkar Selatan, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati ya.

(Baca Juga: Dengan Kecap THG, Makan Soto Kudus Makin Terasa Nikmat)

Konon, keberadaan kecap lokal menggambarkan kepercayaan masyarakat terhadap produk tersebut. Selama masih dipercaya, kecap lokal bakal terus bertahan. Ya, bertahan, meski mungkin tidak kuasa untuk membesar. Tapi ini lebih baik, tentu saja! (IB15/E03)