Butuh Waktu Lebih Lama untuk Membuat Batik Khas Kebumen
Batik Kebumen. (Youtube)

Butuh Waktu Lebih Lama untuk Membuat Batik Khas Kebumen

Membatik bukan perkara mudah, apalagi kalau batik Kebumen yang terkenal rumit dan membutuhkan waktu yang lumayan lama.

Inibaru.id – Keseharian masyarakat Kebumen yang bersahaja kerap tertuang dalam motif batik khas wilayahnya. Dengan ciri khas pewarnaan hingga empat warna, batik khas Kebumen menjadi andalan kabupaten untuk “mematut diri” hingga ke luar negeri seperti Belanda dan Thailand.

Laiknya kebanyakan warna batik di Jawa Tengah, warna batik klasik Kebumen umumnya masih didominasi cokelat dan hitam. Kendati demikian, perpaduan warna seperti biru tua, hijau tua, dan kuning juga kerap ditambahkan.

Meski produksi batik Kebumen nggak sebanyak batik-batik dari wilayah Yogyakarta, Solo, atau Pekalongan, keberadaan batik Kebumen masih eksis hingga kini, lo, Millens! Ini nggak lepas dari kegigihan para pembatik yang masih setia menggeluti bidang tersebut.

Perlahan, batik Kebumen kian terangkat dengan semakin banyaknya desa-desa penghasil batik di Kebumen. Motif batik pun kian beragam, setali tiga uang dengan pemasaran yang juga semakin meluas hingga ke luar Jawa seperti Bali.

Namun, nggak bisa dimungkiri, lantaran proses produksi yang cukup lama, batik Kebumen hampir nggak bisa diproduksi dalam jumlah yang cukup banyak. Ya, perlu kamu tahu, batik di kabupaten tersebut, kendati sederhana gambarnya, memiliki motif yang lumayan rumit dengan empat pewarnaan.

Sebagai gambaran, umumnya batik di Jateng menggunakan dua pewarnaan. Nah, berbeda dengan kebanyakan batik, pewarnaan batik Kebumen lebih banyak, hingga empat warna. Inilah yang bikin pembuatannya memakan waktu lama, di samping karena pembatik di Kebumen memang nggak menjadikan membatik sebagai profesi utama.

Motif Sekar Jagat atau Jagatan menjadi salah satu motif batik Kebumen yang paling mahal. Motif tersebut memang istimewa lantaran menggambarkan kombinasi seluruh isi alam atau jagat raya. Mulai pepohonan, pemandangan alam, rumah, hingga pagar rumah tergambar pada motif itu.

Untuk membuat motif Jagatan, pembatik sekurangnya butuh waktu sekitar 1-2 bulan. Waktu tersebut jauh lebih lama dari motif batik lainnya. Kerumitan motif dan pewarnaan yang lama inilah yang menjadikan batik tersebut dibanderol selangit.

Wah, wah, keren ya, Millens! Semoga para pembatik di Kebumen senantiasa sejahtera dan tak pernah kekurangan ide serta tenaga untuk terus membatik ya! (IB20/E03)