Bordir Kawalu, dari Kota Kecamatan ke Pasar Internasional

Kemampuan orang Kawalu membuat bordir nggak diragukan lagi karena diturunkan dari generasi ke generasi. Kini pasar bordir mereka telah berekspansi ke pasar luar negeri.

Bordir Kawalu, dari Kota Kecamatan ke Pasar Internasional
Bordir Kawalu. (Liputan6.com)

Inibaru.id –  Kuwalu hanyalah kota kecamatan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Tapi namanya moncer sebagai sentra bordir.

Coba deh Sobat Millens sekali-sekali mampir ke Kawalu. Kamu akan langsung disambut oleh gemuruh mesin bordir begitu memasuki kawasan Jalan Air Tanjung. Ya, kamu memang sedang memasuki sentra kerajinan bordir, dimulai sejak dirimu berada gapura bertuliskan “Selamat Datang di Sentra Bordir Kawalu Tasikmalaya”.

Mengadopsi gaya khas Tiongkok, bordir Kawalu sudah dimodifikasi dan disesuaikan bahannya hingga menghasilkan gaya khas Tasikmalaya. Kamu bisa banget nih melihat bordir khas Kawalu dalam pelbagai produk, seperti kerudung, kebaya, mukena, selendang, blus, dan sebagainya.

Usaha rumahan daerah Kawalu ini sudah lahir sejak masa pendudukan Belanda lo, Millens. Dan itu langgeng sebagai penghidupan masyarakat Kawalu. Seperti kecamatan lainnya, seni bordir di Kawalu itu warisan turun-menurun. Nggak heran, kamu akan menjumpai hampir setiap rumah di sana bikin bordiran.

Ada yang masih menggunakan mesin juki kecil, tapi nggak sedikit pula yang sudah pakai mesin bordir komputer.

Yap, Kawalu merupakan sentra bordir terbesar di Jawa Barat. Pangsa pasarnya mampu menembus Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia. Nggak cuma itu, pasar internasional pun menggemari bordir Kawalu seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Arab Saudi, dan bahkan negara-negara di Afrika.

Kalau tertarik dan ingin datang ke Kawalu, kamu bisa naik angkutan dari Kota Tasikmalaya menuju jurusan Sub Terminal Pancasila di Kawalu. Untuk ke sentra bordirnya, kamu bisa ngojek dengan tarif antara 10-20 ribu rupiah.  

Kalau sudah ke sana, kamu akan buktikan sendiri seperti apa kualitas bordir Kawalu. Syukur-syukur kamu juga  belajar cara kreatif mereka dalam memproduksi sesuatu yang mampu menembus pasar. (YFH/SA)