Keren! Biola dari Bambu Buat Lengkapi Koleksimu

Keren! Biola dari Bambu Buat Lengkapi Koleksimu
Biola bambu. (Merdeka.com)

Nggak cuma angklung, kolintang, dan suling, lo yang terbuat dari bambu. Di Kudus, Jawa Tengah, ada juga biola dari bambu.

Inibaru.id – Bambu memang telah banyak dimanfaatkan jadi alat musik terutama yang tradisional. Tapi, siapa sangka, bagi Bambang Hariyadi, bambu juga bisa disulap jadi biola dengan suara yang merdu.

Warga Dusun Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus tersebut memang seorang perajin biola. Semula dia membuat biola hanya dari kayu jati belanda. Namun, sejak empat tahun lalu dia mulai membuat biola berbahan dasar bambu.

"Suling dan angklung itu kan juga dari bambu, suaranya bisa nyaring dan bagus. Saya pun mulai membuat biola berbahan bambu wulung dan petung," jelasnya.

Ditulis Merdeka.com (5/5/2017), Bambang mengatakan nggak mengalami kesulitan saat membuat biola bambu. "Ya bambu yang melengkung diluruskan dulu, baru nanti kita sambung agar bisa dibentuk sesuai bodi biola," ucap Bambang.

Proses pembuatan biola bambu. (Tirto.id)

Sementara untuk neck atau leher biola, dia tetap menggunakan kayu agar nggak mudah melengkung saat ditekan berulang kali kala dimainkan.

Bambang mempekerjakan lima karyawan. Dalam sebulan, dia mampu memproduksi setidaknya 20 biola. Sebuah biola bambu dijualnya kisaran Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.

"Motif yang membedakan harga, termasuk kalau ada pesanan khusus. Misalnya di ujung leher biola minta ukiran kuda atau tokoh pewayangan serta bodi minta diukir, jadi harga lebih mahal," kata Bambang.

Menurutnya, kebanyakan pembelinya adalah kolektor. "Mereka menilai biola bambu ini unik dan jarang ada, sehingga layak dikoleksi. Selain itu kami lengkapi juga dengan tas berbalut batik agar kesan klasik semakin kentara," ucapnya. Meski banyak dikoleksi, Bambang menegaskan biola bambu ini juga bisa dimainkan sebagai alat musik.

Dia memasarkan produknya secara daring dan rajin mengikuti pameran hingga Bali, Batam, dan Jakarta. Penjualan biola bambunya bahkan sudah sampai Malaysia, lo. Wah!

Biola bambu. (Tribunnews.com)

Dia mengklaim biola bambu ini awet dan tahan lama. "Ini karena bambu yang digunakan benar-benar kering, sehingga tidak ada binatang atau rayap yang akan makan," kata Bambang.

Nah, ada tips nih dari Bambang buat Sobat Millens yang punya biloa bambu. Dia menyarankan biola bambu agar nggak ditaruh di tempat yang lembab. Selain itu jangan lupa untuk selalu merawat biola agar tetap terjaga kualitasnya. (IB06/E05)