Bernard Menyulap Kamar Tidur sebagai Kantor

Mengawali bisnisnya dari kamar pribadinya, Bernard sukses sebagai salah seorang pengusaha muda di Indonesia. Memilki ambisi tinggi, sang juragan suvenir dan undangan ini melebarkan bisnis di bidang merchandise dan konveksi.

Bernard Menyulap Kamar Tidur sebagai Kantor
Bernard Sarah Utama (greenbussinesscommunity.wordpress.com)

Inibaru.id – Sukses pada usia muda bukanlah hal yang mustahil. Bernard Sarah Utama sudah membuktikannya. Kalau kamu tahu juragansouvenir.com, maka dialah pemiliknya.

Bergerak di bidang usaha suvenir dan undangan, kini lelaki yang biasa disapa Bernard itu telah menjadi pengusaha muda yang sukses mengembangkan bisnisnya. Tentu saja semuanya itu nggak dia dapatkan secara instan. Kerja keras, sikap profesionalisme, dan strategi pemasaran yang tepat menjadi kunci kesuksesannya.

Mengutip greenbussinesscommunity.wordpress.com, awalnya anak muda kelahiran 10 September 1987 itu menjalankan usahanya dari kamar tidurnya sendiri. Berbekal sebuah komputer Pentium III, Bernard mengubah kamar tidurnya sebagai kantor pribadi. Dia pun menjalankan usahanya tersebut berbekal pengalaman yang dia peroleh semasa kuliah.

Baca juga:
Dari Tangan Valentina Terciptalah Sepatu Cantik
Heni dan Bahar, Pasangan Susu Buah dari Semarang

Ya, perlu kamu tahu, saat masih mahasiswa di Jurusan Advertising di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta, Bernard sudah melakoni banyak pekerjaan paruh waktu di bidang kreatif. Dia pernah jadi fotografer dan desainer logo, brosur dan profil perusahaan. Selain itu, untuk memperbanyak portofolio, dia juga mencari berbagai pekerjaan desain di beberapa perusahaan.

Nah, dari berbagai pengalaman dari pekerjaannya itulah, Bernard pun berani membuka usaha sendiri.

Menggunakan nama awal Souvenir, Wedding Invitation Murah pada 2008, Bernard mengubah nama usahanya dengan nama Juragan Souvenir (juragansouvenir.com) pada 2012 hingga saat ini.

Apa alasan Bernard mengubah nama? Pergantian nama berawal dari kegigihan Bernard untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Bermodalkan pinjaman dari bank sebesar Rp 15 juta, setelah tamat kuliah pada 2012, Bernard memberanikan diri membuka usaha di sebuah kontrakan kecil.

Berkat doa, kerja keras, dan kesabarannya, akhirnya Bernard pun banyak mendapat pesanan dari konsumen dari luar Yogyakarta. Nggak hanya itu, Bernard pun memperoleh banyak pelajaran dan pengalaman berharga saat dipercaya menjadi Ketua Pengusaha Muda Jogja oleh Kaskus Regional Jogja pada 2012.

Dari jabatannya tersebut, dia pun belajar bagaimana cara mengembangkan usaha secara kreatif dan profesional. Tentu saja semua itu dia aplikasikan pada usaha suvenir dan undangan yang dibangunnya. Hmm, wajar kan usahanya itu kini makin maju dan berkembang. Nggak hanya menjadi salah satu perusahaan suvenir dan undangan terbaik di Indonesia, usaha miliknya pun dikenal sampai mancanegara, lo.

Baca juga:
Susi dan Inovasi Tas Batik-Kulit
Bisnis Kreatif Mengiurkan Berbahan Clay Tepung

Berhasil meraih omzet ratusan juta rupiah per bulan, Bernard merasa belum puas. Dia berencana untuk mengikutsertakan Juragan Souvenir pada berbagai pameran desain di luar negeri. Dia juga menargetkan memiliki 50 cabang gerai di seluruh Indonesia pada 2021 dan memiliki 500 cabang di seluruh dunia pada 2026.

Wow, tinggi banget ambisi Bernard. Untuk mewujudkan ambisinya, dia membuka usaha lain, yakni usaha merchandise dan konveksi yang diberi nama Juragan Production (juraganproduction.com). Bernard berharap, usahanya itu juga bisa mengikuti kesuksesan usaha yang sebelumnya. (ALE/SA)