Batik Truntum, Tanda Cinta Sang Ratu pada Sultan Pakubuwana III

Batik Truntum, Tanda Cinta Sang Ratu pada Sultan Pakubuwana III
Batik truntum diciptakan oleh Ratu Kencana. (Okezone)

Batik truntum kerap dipilih pasangan yang berencana menikah dengan adat Jawa. Selain indah, kisah di balik terciptanya motif batik ini ternyata bisa bikin kamu merasa sedih sekaligus bahagia. Seperti apa kisahnya?

Inibaru.id - Selain Sido Asih dan Wahyu Temurun, Yogyakarta masih punya koleksi motif batik yang nggak kalah indah untuk acara pernikahan yakni Batik Truntum. Dengan corak bintang-bintang, batik truntum kerap menjadi salah satu pilihan busana pengantin wanita. Selain corak yang indah, kisah di balik batik ini juga bikin terenyuh, lo.

Konon, Ratu Kencana-lah yang menciptakan batik truntum. Ratu Kencana atau yang juga dikenal sebagai Ratu Beruk merupakan permaisuri Sultan Pakubuwana III. Selama menikah, sang ratu sulit memiliki keturunan. Sultan Pakubuwana III yang risau memikirkan pewaris tahtanya lantas berencana menikah lagi.

https://batik-tulis.com/wp-content/uploads/2014/12/Motif-Batik-Truntum-Wahyu-Tumurun.jpg

Batik truntum jadi simbol cinta Ratu Kencana pada suaminya. (Batik Tulis)

Rencana sang suami ternyata juga membuat Ratu Beruk risau. Setiap malam, dirinya memandangi langit yang penuh bintang. Bintang-bintang itu menjadi inspirasinya untuk membuat batik truntum. Selama proses pencantingan, Sultan Pakubuwana III memperhatikan bagaimana istrinya begitu tekun. Ketika batik itu sudah jadi, sang sultan merasa terharu akan cinta istrinya.

Perasaan terharu ini kemudian menumbuhkan kembali bibit-bibit cinta Sultan Pakubuwana III. Dia lalu membatalkan rencananya untuk menikah lagi. Duh, kisah cinta yang mengharukan kan?

Karena kisah ini pula, batik truntum menjadi salah satu busana pengantin perempuan. Dengan menggunakan batik ini, pengantin diharapkan mampu saling mencintai hingga akhir hayat.

Hm, semoga harapan yang terkandung dalam batik truntum bisa jadi kenyataan untuk setiap pasangan yang memilih motif ini ya. Kalau kamu, lebih suka pakai batik motif apa, Millens? (IB06/E03)