Melukis di Atas Kain dengan Cat Akrilik, yuk!

Melukis di Atas Kain dengan Cat Akrilik, yuk!
Pouch yang sudah dilukis dan setengah basah. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Bermain-main dengan warna menggunakan watercolor painting di atas kertas sudah biasa. Pernah mencoba melukis di atas kain? Asyik banget, lo!

Inibaru.id – Melukis dengan cat air a.k.a watercolor painting adalah salah satu cara pelepas stres yang cukup efektif. Sayang, melukis dengan cat air mudah luntur, jadi nggak bisa diaplikasikan di atas kain seperti baju dan sarung bantal lama agar bisa dipercantik atau dibikin "baru". 

Nah, kalau pengin yang nggak bisa luntur, kamu bisa mengganti cat air dengan cat akrilik, lo, Millens. Namun, lantaran cat jenis ini menghasilkan warna yang cukup ngejreng, kamu juga kudu paham tekniknya, nih. Alifati Hanifah, pemilik cum pelukis di Lipcraft, bisnis crafting berbasis lukisan akrilik, punya tipsnya buat kamu.

Jadi, kamu bisa memperbarui baju-baju lamamu, remake sarung bantal, atau membuat karya baru untuk dijual dengan melukisnya. Yuk, simak!

Siapkan Perlengkapan

Persiapan melukis. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Kamu perlu menyiapkan cat akrilik, cat putih, air, kuas, palet, dan kain yang hendak kamu lukis. Oya, simpan airmu pada botol semprotan kecil, ya!

Siapkan Cat Akrilik

Tambahkan sedikit air pada cat akrilik. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Buat campuran cat akrilik dengan air. Teteskan sedikit saja air sampai cukup encer untuk dicampur dan diaplikasikan. Eits, tapi jangan terlalu encer, karena cat yang kamu gunakan bisa meluber ke kain. Kalau ingin membuat gradasi warna yang lebih muda, campurkan warna primer dengan cat putih. Tips tambahan dari Alifati, pilih cat akrilik yang pigmented, ya.

Nah, untuk mengkombinasikan warna agar menarik, yang pertama adalah menggunakan turunan warna, dari yang kuat sampai yang lembut. Kedua, pilih warna yang berasal dari warna alam, misalnya warna senja adalah merah, oranye, pink, dan ungu.

Terakhir, sandingkan warna-warna yang hendak kamu gunakan. Lihat, apakah cocok dikombinasikan? Kalau iya, eksekusi saja!

Lukis Cat di Atas Kain

Semprotkan air pada kain. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Sebelum melukis di atas kain, semprotkan air pada kain. Nggak perlu banyak-banyak, ya. Kamu cuma perlu memastikan kainnya cukup basah. Setelah itu, aplikasikan kuas yang sudah dicelupkan pada cat. Jika kamu membuat cat yang encer, kamu bisa mewarnai secara abstrak.

Nah, kalau mau melukis gambar-gambar tertentu, pastikan cat akrilikmu cukup padat. Kalau lukisanmu sudah selesai, keringkan kain selama minimal tiga jam. Cukup letakkan kain secara mendatar, ya! Jangan digantung karena cat dalam lukisanmu bisa meluber ke bawah sehingga merusak motif.

Melukis di atas kain. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Tambahkan Hiasan

Kalau yang kamu buat adalah bantal atau pouch, kamu bisa membuat hiasan tambahan sembari menunggu lukisanmu kering. Salah satu contohnya adalah bola pompom. Untuk membuatnya, siapkan dua potongan karton yang berbentuk lingkaran, seperti yang ada di dalam gambar di bawah ini.

Potong kertas karton berbentuk donat. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Satukan kedua karton tersebut, lalu lilitkan benang wol hingga penuh. Setelah itu, gunting bagian tengah benang wol.

Jika sudah tergunting seluruhnya, ikat bagian tengah seperti foto berikut ini. Nah, kalau sudah, tarik kertas karton. Taraa! Jadi, deh, bola pompom yang lucu.

Membuat bola pompom sebagai hiasan. (Inibaru.id/Ayu S Irawati)

Mudah kan, Millens? Selamat melukis, ya! (Ayu S Irawati/E03)