Alluciera, Produk Ornamen Unik dari Eceng Gondok

Namanya Alluciera, aneka produk ornamen kece yang akan mempercantik penampilan dan rumahmu.

Alluciera, Produk Ornamen Unik dari Eceng Gondok
Alluciera (itb.ac.id)

Inibaru.id - Eceng gondok memang sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan. Seratnya yang kuat membuat produk kerajinan tahan lama. 

Mengutip youngster.id (4/7/2018), adalah Renita, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menciptakan produk kerajinan berbahan baku eceng gondok. Meski sudah umum, namun produk karya Renita memiliki keunikan tersendiri, lo.

Hiasan dinding dari eceng gondok. (Itb.ac.id)

Aneka produk yang dia beri nama Alluciera itu berupa ornamen dinding, alas meja hingga tas. Semuanya indah dan unik. Maka nggak heran jika karyanya menyedot banyak perhatian ketika ditampilkan dalam Pameran Karya Tugas Akhir Mahasiswa Program Studi Kriya ITB, Rabu (6/6/2018) silam.  Kamu penasaran proses pembuatanya?

Perlu kamu tahu, Renita nggak asal ambil eceng gondok dalam proses pembuatannya, lo. Dia hanya menggunakan batang eceng gondok yang tua sebagai bahan bakunya. Cirinya, panjang batang sudah mencapai 50 cm. Batang tersebut kemudian dibelah memanjang sedikit demi sedikit, seperti dirobek, hingga menyerupai serat-serat tali.

Setelah itu, dia kembali mengolah batang eceng gondok menggunakan dua teknik. Yaitu metode tapestry dan tenun. Untuk membuat satu karya dengan metode tapestry, dibutuhkan waktu sekitar dua minggu. Sedangkan jika menggunakan metode tenun, maka membutuhkan waktu lebih lama lagi. Meski lebih lama, jika menggunakan metode tenun karya yang dihasilkan akan terlihat lebih rapi dan lembut.

Bahan Pewarna Alami

Sedangkan untuk pewarnaannya, Renita menggunakan pewarna alami seperti secang, kulit alpukat, ketapang, dan daun mangga. Wah, unik dan menarik ya?

Aneka tas berbahan eceng gondok. (Siedoo.com)

Eits, meski telah sukses menciptakan produk kerajinan yang kece, Renita masih berusaha mengembangkan teknik pengolahan eceng gondok. Pasalnya dia belum menemukan cara baru supaya serat eceng gondok nggak patah-patah saat diolah.

Selain itu, kendala lainnya adalah proses penyimpanan. Dia harus benar-benar memastikan bahwa serat yang disimpan benar-benar kering. Karena jika saat disimpan serat masih dalam kondisi lembab, maka akan menyebabkan warnanya bisa berubah.

Well, semoga Alluciera bisa terus berkembang, ya. (IB05/E05)