Alasan Orang (Masih) Menggunakan Jasa Titip

Alasan Orang (Masih) Menggunakan Jasa Titip
Kendati nggak sepopuler dulu, jasa titip masih diminati sebagian orang. (Shutterstock)

Saat sebagian besar orang mulai menjadikan belanja daring sebagai pilihan berbelanja, beberapa orang ini justru tetap memilih menggunakan jasa titip sebagai cara mendapatkan barang yang berada jauh dari jangkauannya. Kenapa?

Inibaru.id – Banyaknya akun jasa titip di Instagram membuktikan bahwa kendati nggak sepopuler beberapa waktu yang lalu, bisnis ini tetap diminati pengguna tertentu. Para pengguna tersebut memiliki beragam alasan mengapa mereka lebih memilih menggunakan jasa titip ketimbang opsi lain semisal berbelanja daring secara mandiri.

Mufida Indriani adalah salah seorang pembeli yang cukup sering menggunakan jasa titip. Perempuan yang berprofesi sebagai guru matematika di MI Assalam Cepu, Blora, Jawa Tengah, ini mengungkapkan bahwa alasan keamanan dan kualitas menjadi pertimbangannya menggunakan jasa tersebut.

“Kebetulan jasa titip yang beberapa kali saya pakai itu dari teman sendiri, jadi sudah kenal dan risiko tertipu bisa diminimalisasi," aku dia.

Selain itu, Mufida juga mengungkapkan bahwa jasa titip kepercayaannya lebih terjamin secara kualitas, sedangkan belanja daring belum tentu demikian.

"Kadang foto lebih bagus dari aslinya,” tuturnya.

Berbeda dengan Mufida, Tito Yudha Bimasikha punya alasan lain. Pemuda yang akrab disapa Tito tersebut menjelaskan, jasa titip memudahkannya mendapatkan barang yang nggak dijual di kotanya.

“Kalau ada anggota keluarga atau saudara yang pengin coba makanan tertentu, jasa titip ini bisa diandalkan. Kadang ibu juga nitip keperluan dapur atau perabot rumah tangga yang nggak dijual di sini. Memang agak mahal karena harus bayar ongkir sama jasanya, tapi sepadan lah,” ujarnya kepada Inibaru.id belum lama ini.

Selain Mufida dan Tito, ada pula Istnaini yang pernah menjajal jasa titip karena terdesak oleh waktu. Lantaran harus mempersiapkan barang-barang yang dibawanya pulang, dia nggak sempat keluar mencari oleh-oleh untuk keluarga. Saat itulah perempuan asal Wonosobo tersebut teringat seorang teman yang membuka jasa titip.

"Berkat jasa temanku, aku akhirnya bisa pulang dengan membawa buah tangan. Leganya!" kenangnya.

Terlepas dari pasang suratnya penghasilan dari jenis bisnis ini, jasa titip memang berguna untuk beberapa situasi. Kalau Sobat Millens lebih suka belanja daring atau pakai jasa titip, hayo? (Artika Sari/E03)