Setelah Dipakai Menerobos Banjir, Lakukan Hal Ini Agar Mobil Nggak Rusak

Meski mobil tidak mogok saat menerjang banjir, bukan berarti mobil kita aman dari kerusakan. Segera cek bagian-bagian mobil ini setelah dipakai menerobos banjir.

Setelah Dipakai Menerobos Banjir, Lakukan Hal Ini Agar Mobil Nggak Rusak
Banjir di berbagai kota besar memaksa banyak mobil menerjang genangan air (Uzone.id)

Inibaru.id – Curah hujan yang semakin meningkat belakangan ini dan dikombinasikan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang kurang baik dalam menjaga kebersihan membuat banjir mudah terjadi di berbagai daerah. Yang menjadi masalah adalah, banjir seringkali juga menggenangi jalan raya sehingga mau nggak mau mobil kita menerobos banjir untuk mencapai tempat tujuan.

Mobil yang kerap dipakai menerobos banjir dikhawatirkan akan mudah mengalami kerusakan, apalagi jika ketinggian air banjir cukup tinggi. Berikut adalah beberapa hal yang harus kita lakukan agar mobil tidak mudah rusak meskipun kerap dipakai untuk menerobos banjir.

Melepas Kabel Aki

Okezone.com, Jumat  (16/2/2018) menulis, ada baiknya kita segera melepas kabel aki jika mobil tergenang air banjir cukup tinggi. Jangan memaksakan diri untuk menyalakan mobil karena bisa saja memicu konsleting listrik. Mobil-mobil keluaran terbaru yang serba otomatis juga cenderung lebih banyak memakai jaringan elektronik yang rentan mengalami konsleting jika terendam air.

Baca juga:
Pebalap Jonathan Rea Bertemu Konsumen Kawasaki Ninja
Kawasaki Ninja 250 Kuasai Pasar Motor Sport 250cc Pada 2017

Keringkan Komponen

Jika mobil kita "selamat" meskipun baru saja menerjang banjir, segeralah keringkan beberapa komponen di bagian pengapian seperti busi, alternator, karburator, saringan udara, koil, dan berbagai kabel. Jika Kamu bukan orang yang mengerti soal mesin mobil, jangan ragu untuk membawanya ke bengkel agar mendapatkan penanganan yang tepat sehingga di lain waktu mobil tidak akan mudah mogok.

Mengganti Oli

Memang, mesin mobil sudah dirancang sedemikian rupa agar kedap air yang membuatnya nggak akan kemasukan air meski terendam banjir. Hanya saja, ada baiknya kita tetap memeriksa bagian stick oli. Jika sampai mengalami perubahan warna, besar kemungkinan ada air banjir yang masuk dan bisa menyebabkan korosi pada mesin sehingga sebaiknya segera mengganti oli mesin dan oli garden.

Baca juga:
Lasem, Kota Pusaka yang Lambangkan Persatuan
Tidur di Dalam Rak Buku? Ada Loh di Jepang!

Menguras Tangki Bahan Bakar

Jika sampai air banjir memasuki tangki bahan bakar, tangki akan mudah terkena korosi sehingga rentan mengalami kebocoran dalam jangka panjang. Segeralah kuras tangki bahan bakar setelah mobil terendam banjir hingga habis dan isilah dengan bahan bakar yang baru dan tidak tercampur dengan air.

Dengan melakukan hal-hal ini, mobil nggak akan mudah rusak meskipun sudah pernah menerjang banjir. (AW/GIL)