Motor Zadul Kini Jadi Gaul

Kembali jadi idola, mungkinkah motor-motor zadul diproduksi lagi?

Motor Zadul Kini Jadi Gaul
Tren motor zadul setelah film "Dilan 1990". (Tribunnews.com)

Inibaru.id – Banyak yang memprediksi tahun ini bakal menjadi puncak kepopuleran motor zadul. Kesuksesan film Dilan 1990 menjadi salah satu pemicu fenomena ini. Dalam film tersebut, Dilan, sang tokoh utama, memang mengendarai salah satu motor zadul, yakni Honda CB100.

Nah, berkat film itulah motor lawas yang eksis pada 1970-an hingga 1980-an itu kini menjadi primadona dan dianggap gaul oleh remaja. Nggak cuma motor Honda CB100, sederet motor sport “naked” zadul lainnya juga ikut kembali populer. Peminat motor tersebut pun nggak main-main. Mereka bahkan berani membayar mahal untuk motor zadul incarannya atau memodifikasi motornya agar terlihat seperti motor zadul.

Kompas.com, Kamis (16/3), menulis, Yamaha adalah merek yang punya deretan motor zadul idaman. Nah, di antara deretan seri Yamaha, RX-King adalah jawaranya. Kendati demikian, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) enggan menjadikan tren ini sebagai acuan untuk kembali memproduksi motor zadulnya.

Baca juga:
Mobil Apa yang Paling Laris Selama Februari 2018?
MPV Masih Diburu Masyarakat Tanah Air

Perubahan terkait emisi gas buang saat ini disebut YIMM sebagai salah satu kendalanya. General Manajer Marketing YIMM Eddy Ang mengatakan, motor-motor zadul Yamaha hampir semuanya bermesin 2-tak. Padahal, karbon pada emisi buang mesin 2-tak dianggap nggak memenuhi acuan EURO III.

“Secara pabrikan rasanya sulit (memproduksi ulang) karena regulasi emisi sudah berubah. Bisa saja (diproduksi ulang), tapi apakah vintage akan jadi virus yang mewabah? Kami masih mengamati,” kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan Astra Honda Motor (AHM). Pabrikan itu menyatakan, kecil peluang untuk memproduksi atau menjual kembali motor zadul.

Walaupun AHM punya Honda Super Cub generasi terbaru yang sudah diproduksi Honda Corporation di Jepang pada Oktober 2017 lalu, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengatakan, AHM sedikit ragu memasarkan Super Cub di Tanah Air. Menurutnya, konsumen dari pasar motor zadul Indonesia nggak besar, khususnya untuk jenis bebek.

"Konsumen zaman sekarang ini tahunya skutik," ujar Loman.

Sebaliknya, Kawasaki Motor Indonesia (KMI) jutru telah siap menjawab tren motor zadul. Sejak November 2017 lalu, KMI telah meluncurkan motor W175, motor sport naked yang mengusung tema retro.

Baca juga:
Siap-Siap, Suzuki Jimny Bakal Masuk ke Indonesia
Bakal Ada Standardisasi Harga Mobil Tua

Peluncuran motor W175 ini diakui KMI disebabkan motor retro yang semakin menjadi buruan pasar. Belum genap satu bulan, KMI menyatakan pemesanan W175 telah melampaui ekspektasi.

“Nggak nyangka, angka yang masuk ke diler-diler sudah sampai 1.500-an unit. Mungkin karena kami membuka segmen baru di segmen harga Rp 30 jutaan, jadi peminatnya cukup baik,” kata Michael Chandra Tanadhi, Deputy Head Sales and Promotion Deprtement KMI.

Ah, semua gara-gara Dilan. Pabrikan-pabrikan motor itu kayaknya harus memberi penghargaan untuk film itu deh. He-he. (MEI/GIL)