Mobil Apa yang Paling Laris Selama Februari 2018?

Mobil buatan Jepang masih menguasai pasar penjualan kendaraan roda empat di Indonesia. Berapa total penjualannya?

Mobil Apa yang Paling Laris Selama Februari 2018?
Wuling, merek pendatang baru di belantika otomotif Indonesia. (mobil123.com)

Inibaru.id – Buat Sobat Millens yang pengin membeli mobil baru, kamu mungkin saat ini nggak perlu lagi kebingungan. Pelbagai pilihan model mobil kini kian beragam. Sejak akhir 2017 lalu, cukup banyak model baru yang diluncurkan berbagai merek mobil di Tanah Air. Namun, manakah yang paling laris selama Februari 2018 ini?

Kompas.com, Kamis (15/3/2018) menulis, Toyota masih menjadi juara untuk kategori penjualan wholesales salama Februari lalu. Mereka melego 27.665 unit mobil. Angka ini setara dengan 29,51 persen total penjualan mobil di Indonesia. Kendati begitu, penjualan year on year Toyota ini sejatinya menurun 23.47 persen.

Baca juga:
Motor Zadul Kini Jadi Gaul
MPV Masih Diburu Masyarakat Tanah Air

Februari 2017 lalu Toyota masih bisa menjual 36.147 unit. Penurunan jumlah penjualan mobil yang sangat signifikan ini tentu akan memengaruhi pendapatan merek terkemuka dari Jepang ini. Menyusul Toyota adalah Mitsubishi yang mengandalkan tipe Xpander. Merek dengan logo tiga berlian ini menjual 18.441 unit mobil, 103,01 persen lebih banyak dari yang dijual pada awal Februari 2017 yang hanya 9.069 unit.

Sementara itu, Daihatsu berada di peringkat ketiga dengan menjual 15.660 unit (16,71 persen). Di peringkat keempat terdapat Honda yang menjual 11.894 unit (12,69 persen), dan Suzuki di peringkat kelima dengan menjual 11.115 unit (11,86 persen).

Baca juga:
Siap-Siap, Suzuki Jimny Bakal Masuk ke Indonesia
Bakal Ada Standardisasi Harga Mobil Tua

Nah, yang cukup mengejutkan adalah merek mobil pendatang baru, yakni Wuling Motors. Belakangan, produk asal Tiongkok itu terus mendapatkan peminat di Indonesia. Jika pada Januari 2018 lalu Wuling berada di peringkat ke-10, kini mereka ada di peringkat ke-9 setelah menjual 1.009 unit mobil atau sekitar 1,08 persen dari total penjualan.

Ini berbanding terbalik dengan nasib Datsun yang justru turun ke peringkat ke-10 karena hanya menjual 645 unit (0,69 persen) dan Nissan berada di peringkat ke-8 setelah menjual 1.155 unit (1,23 persen). (AW/GIL)