Nggak Cuma Orang, Kendaraanmu Juga Butuh Paspor agar Bisa Dibawa ke Luar Negeri

Nggak Cuma Orang, Kendaraanmu Juga Butuh Paspor agar Bisa Dibawa ke Luar Negeri
CDP Carnet yang dikeluarkan IMI. (Stephenlangit.com)

Melancong ke luar negeri menggunakan kendaraan pribadi adalah pilihan bagi sebagian orang. Eits, tapi sebelum dibawa ke luar negeri, kendaraanmu harus punya paspor dulu, Millens.

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, touring atau melancong menggunakan kendaraan pribadi ke luar negeri adalah hal yang menyenangkan. Selain nggak perlu repot menyewa kendaraan, jatah pengeluaran untuk menginap pun bisa ditekan jika membawa mobil pribadi. Namun, untuk keluar-masuk sebuah negara, kendaraanmu juga butuh paspor, Millens.

Paspor kendaraan ini dikenal dengan istilah Carnet de Passages en Douane (CDP). CDP adalah dokumen pabean internasional yang memayungi izin penerimaan sementara kendaraan bermotor di negara tertentu.

CDP berfungsi untuk mengidentifikasi kendaraan selama impor sementara sekaligus menjadi jaminan internasional. Jaminan internasional ini meliputi pembayaran bea masuk dan pajak. Untuk pengecekan fisik, dokumen itu wajib kamu bawa dengan masa berlaku hingga 1 tahun. Masa berlaku tersebut tentu bisa kamu perpanjang jika sudah habis.

Dokumen ini sudah diatur Federation Internationale de l’Automobile (FIA). Untuk Indonesia, CDP dikeluarkan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Jadi, kamu yang pengin mengurus paspor itu, bisa datang langsung ke kantor IMI.

Eh, kalau pengin mendapatkan CDP, kamu juga wajib memberi jaminan sebesar 25 persen dari nilai kendaraan pada IMI. Jaminan ini akan dikembalikan jika kamu sudah mengembalikan CDP-mu. Jadi, kamu nggak bisa bebas membawanya seperti paspormu sendiri, Millens.

Tertarik membuat CDP? Simak dulu langkah-langkahnya berikut ini.

  1. Isi formulir permohonan dengan lengkap, dan belilah blangko dokumen CDP Carnet.
  2. Tunjukkan SIM, paspor, dan kartu tanda anggota IMI yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya. Kalau belum menjadi anggota IMI, kamu harus mengajukan permohonan dulu.
  3. Tunjukkan faktur pembelian, BPKB, dan STNK yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya.
  4. Bawa foto kendaraan, nomor mesin, nomor rangka, dan nomor polisi dengan ukuran 8x13 sentimeter. Jangan lupa tunjukkan pula kendaraan yang akan kamu bawa.
  5. Serahkan surat persetujuan pemeriksaan fisik dan blangko dokumen CPD Carnet, kemudian membayar jaminan penerbitan CDP Carnet.

Sudah paham, kan? Oh iya, paspor kendaraan ini berlaku di lima benua yakni Asia, Eropa, Amerika, Afrika, Australia dengan beberapa negara saja ya. Dus, cek dulu apakah negara yang bakal kamu kunjungi mensyaratkan paspor ini apa nggak. (IB15/E04)