Jepang Kebut Pengembangan Mobil Terbang untuk Olimpiade 2020

Jepang Kebut Pengembangan Mobil Terbang untuk Olimpiade 2020
Mobil terbang yang diberi nama Cartivator Skydrive (CS). (Reuters)

Jepang kembali menguji coba mobil terbang yang dinamai Cartivator Skydrive (CS). Berdasarkan rencana, mobil ini bakal mengudara pada pembukaan gelaran Olimpiade Tokyo 2020.

Inibaru.id – Para insinyur mobil dan kerdigantaran Jepang terus melakukan percepatan pengembangan proyek mobil terbang yang sedang digarapnya. Mobil terbang itu ditargetkan dapat mulai beroperasi pada ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Mobil yang diberi nama Cartivator Skydrive (CS) ini rencananya bakal ikut memeriahkan upacara pembukaan Olimpiade Tokyo mendatang. Mobil CS akan beraksi dengan beragam mode terbang dan menerangi api olimpiade.

Sekitar 30 orang insinyur terlibat dalam pengembangan CS sejak kali pertama riset pada 2014 silam. Pengembangan mobil ini disokong pabrikan mobil Toyota dan sejumlah pihak seperti dilansir Medcom.id, Senin (24/9/2018). Toyota diketahui mengucurkan dana sebesar 385 ribu dolar AS atau berkisar Rp 5,5 miliar untuk pengembangan mobil tiga tahun ke depan.

Saat dilakukan demonstrasi, mobil CS baru bisa mengudara beberapa saat. Mobil ini juga masih butuh kestabilan yang lebih baik. Mobil CS dirancang menjadi mobil terbang bertenaga listrik paling kecil sehingga bisa digunakan untuk area urban.

Pimpinan Cartivator Skydrive Tsubasa Nakamura mengatakan CS masih terus dikembangkan. Diharapkan, akhir 2018 nanti, mobil ini sudah bisa terbang. Namun, mobil tersebut baru akan dikomersialkan pada 2025 mendatang.

Selain CS, Uber Technologies Inc juga sedang mengembangkan mobil yang bisa terbang dan mendarat secara vertikal. Kedua belah pihak saling berlomba menjadi yang terbaik dalam pengembangan teknologi ini.

Wah, kalau mobil terbang ini sudah beroperasi, lalu lintas udara bakal semakin ramai ya, Millens. Gimana, sudah siap menjajal mobil terbang ini? (MG12/E04)