Fokus pada Mobil Keluarga dan Mobil Listrik, Volkswagen Akhiri Produksi VW Beetle

Fokus pada Mobil Keluarga dan Mobil Listrik, Volkswagen Akhiri Produksi VW Beetle
VW Beetle keluaran 1963. (Stevenscreektoyota.com)

Setelah puluhan dekade menjadi maskot dari Volkswagen, produsen otomotif asal Jerman ini mengumumkan VW Beetle alias mobil "kodok" akan memulai "masa pensiunnya" pada tahun depan.

Inibaru.id – Produsen mobil asal Jerman Volkswagen berencana menghentikan produksi VW Beetle pada 2019 mendatang. VW Beetle atau yang lebih dikenal dengan mobil “kodok” ini berhenti diproduksi lantaran Volkswagen pengin fokus pada pengembangan mobil keluarga dan mobil listrik.

“Kehilangan Beetle setelah tiga generasi, hampir tujuh dekade, akan membuat penggemar Beetle terharu. Setelah kami bergerak menjadi produsen otomotif yang lebih fokus pada mobil keluarga serta menyambut strategi untuk masuk kendaraan listrik, memang tidak ada rencana untuk menggantikan Beetle,” tutur CEO Volkswagen Group Amerika Hinrich Woebcken.

Disitat dari Voanews.com, Senin (17/9/2018), menulis, kendati nggak lagi diproduksi, Woebcken mengatakan Volkswagen akan memproduksi dua model terakhir Beetle pada 2019. Peluncuran ini dilakukan untuk merayakan sejarah panjang Beetle. Nanti, fitur-fitur terbaru juga akan ditambahkan pada dua model terakhir ini.

Sempat Diliputi Kontroversi

Sejak diproduksi pada 1938, angka penjualan Beetle terus menurun. Kendati sempat menjual 46 ribu unit di pasar Amerika pada 2013 silam, produsen yang bermarkas di Wolfsburg, Lower Saxony, Jerman ini justru hanya mampu menjual sekitar 15 ribu unit pada 2017.

Selain itu, skandal kecurangan tes emisi yang dilakukan Volkswagen juga diduga menjadi alasan berkurangnya minat pada Beetle. Pada September 2015, Dinas Lingkungan Hidup Amerika Serikat menemukan, mesin Volkswagen nggak memenuhi standar Amerika Serikat lantaran menghasilkan emisi (gas buangan) terlalu banyak. Penemuan ini membuat Volkswagen mendapat tuntutan dari berbagai pihak dan harus membayar kerugian lingkungan sebesar 2,7 miliar dolar AS.

Lantaran skandal inilah, Volkswagen memutar arah untuk memperbaiki reputasinya melalui mobil listrik. Kini, Volkswagen menyasar pasar baru yakni para pembeli yang memiliki kepedulian tinggi pada lingkungan.

Wah, bersiap mengucapkan "selamat jalan" untuk mobil nyentrik ini ya, Millens. (IB15/E04)