Dukung Kebijakan Pemerintah, PLN dan Pertamina Klaim Siap Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik
Mobil listrik. (Mobil123.com)

Dukung Kebijakan Pemerintah, PLN dan Pertamina Klaim Siap Penuhi Kebutuhan Mobil Listrik

PLN dan Pertamina menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah mengenai kendaraan listrik. Sejumlah fasilitas pun telah disiapkan untuk mendukung penggunaan kendaraan tersebut.

Inibaru.id - Dukungan kepada pemerintah untuk mengembangkan mobil listrik mengalir dari pelbagai pihak. Kali ini, PLN dan Pertamina menyatakan dukungannya untuk pengembangan itu. Mereka sudah mulai menyiapkan beberapa fasilitas untuk mobil listrik.

Pekan lalu, Direktur Perencanaan Korporat Syofvi Felienty Roekman menyatakan kesiapan PT PLN (Persero) untuk memenuhi kebutuhan listrik untuk kendaraan Listrik. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya sekitar 3 ribu Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di pelbagai wilayah Indonesia.

"Kami sudah mempersiapkan suplai kebutuhan listrik untuk kendaraan listrik. Ada hampir 3 ribu SPLU untuk charging yang kita persiapkan. Kami juga siap, jika dibutuhkan fast charging yang lebih besar," ucap Syofvi seperti dikutip dari Medcom.id (6/8/2018).

Selain itu, bersama dengan BMW Group Indonesia, PT Pertamina (Persero) bekerja sama menghadirkan teknologi pengisian energi kendaraan listrik masa depan. Kerjasama ini diwujudkan dengan kesepakatan program pilot project Green Energy Station (GES).

“Teknologi GES ini ditujukan untuk mendukung komitmen pemerintah pada Conference of the Parties 21th (COP21) di Paris yaitu dukungan dalam pengurangan emisi gas rumah kaca,” papar Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito.

Menurut Adiatma hal ini merupakan bukti kesiapan Pertamina dalam menghadapi pergeseran global dunia otomotif. Di masa depan, lanjut Adiatma, pengisian baterai akan sangat dibutuhkan sehingga kerja sama dengan produsen listrik seperti BMW Group akan sangat diperlukan.

Sejalan dengan PT Pertamina, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia Jodie Otania mengatakan pihaknya siap mendukung Pertamina dan penyedia layanan lainnya agar dapat menyiapkan teknologi charging station bagi riset dan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami nantinya siap mendukung dengan mengedukasi tentang teknologi ini (kendaraan listrik), penggunaan charging grid di negara lain, dan juga uji coba manfaat serta biaya operasionalnya,” jelas Jodie.

Wah, siap-siap beralih ke mobil listrik nih, Millens. (MG11/E04)