Sedot Animo Masyarakat, 32 Ribu Tiket Prambanan Jazz 2017 Ludes Terjual

Datangkan 1000 musisi, Prambanan Jazz Festival 2017 tarik antusias masyarakat! Wah..

Sedot Animo Masyarakat, 32 Ribu Tiket Prambanan Jazz 2017 Ludes Terjual
Prambanan Jazz Festival 2017. (Foto: Ceative Disc)

Inibaru.id - Prambanan Jazz Festival 2017 telah usai digelar. Festival musik yang digelar tahunan ini, dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 18 hingga 20 Agustus lalu. Pagelaran musik yang digelar di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta ini menghadirkan musisi dalam dan luar negeri yang berhasil menyedot perhatian puluhan ribu pencinta musik.

Promotor Prambanan Jazz 2017, Anas Syahrul Alimi yang juga CEO Rajawali Indonesia mengklaim hingga akhir acara kurang lebih 30 ribu tiket terjual.

"Total tiket terjual 32.000 selama tiga hari," kata Anas.

Tak mengherankan, jika Prambanan Jazz Festival kali ini menyedot antusias masyarakat. Pasalnya, pihak penyelenggara dalam pagelaran ini kurang lebih mendatangkan 1000 musisi dan 50 penampilan lain.

Bahkan tak tanggung-tanggung, artis dunia seperti Shakatak, Shane Filan "Westlife," dan Sarah Brightman tutut memeriahkan festival tersebut. Selain itu, venue yang berada di Komplek Candi Prambanan juga menjadi daya pikat tersendiri yang menawarkan pengalaman berbeda dalam menyaksikan festival musik. Sehingga tak ayal jika masyarakat lokal maupun non lokal seperti larut dalam hiruk pikuk festival tersebut.

Tak hanya masyarakat umum, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Sumarno akhirnya juga tertarik dengan euforia parade musik ini. Menteri Rini menggegerkan perhelatan musik Prambanan Jazz Festival dengan datang di hari kedua penyelenggaraan, Sabtu (19/8).

Kepada para wartawan, Rini mengaku mendukung acara-acara seperti ini. Bahkan ia berharap acara semacam ini tak hanya digelar di Kawasan Candi Prambanan, namun di tempat yang berunsur seni dan budaya lainnya. Hal tersebut semata-mata untuk membumikan seni dan budaya Indonesia di kalangan masyarakat.

“Kita harus tingkatkan program-program seperti ini,” pungkasnya. (NA/IB)