Bakso Bambu Runcing, Senjata Lawan Lapar

Bakso yang ada di Jepara, Jawa Tengah ini memiliki keunikan. Penasaran? Simak ulasannya berikut.

Bakso Bambu Runcing, Senjata Lawan Lapar
Bakso bambu runcing (Foto: google)
1k
View
Komentar

inibaru.id - Siapa yang tak familiar dengan bakso? Kuliner dari olahan daging sapi ini digemari sebagian besar orang Indonesia. Tapi berbeda dengan biasanya, bakso yang ada di Jepara, Jawa Tengah ini memiliki keunikan.

Berawal dari ide cemerlang sang pemilik kedai, Subakri. Setelah makin banyaknya penjual bakso beranak, ia berpikir untuk mencari sesuatu yang unik dan belum ada di kalangan penjual bakso. Akhirnya Subakri  menamakan bakso dagangannya, Bakso Bambu Runcing, yang sarat akan makna, jika dihubungkan dengan masa penjajahan dulu.

Senjata Melawan Penjajah

Bagi kalian yang ingin merasakan sensasi makan Bakso Bambu Runcing, datang saja ke Kedai Bakso Jegluk yang ada di kawasan Bangsri Jepara. Senjata yang benar-benar tepat untuk mengusir penjajah kalian yang berwujud rasa lapar.

Pertama di Indonesia

Kreasi bakso memang semakin unik saja! Seperti bakso di Jepara ini, bentuknya bukan bulat, melainkan menyerupai batang bambu. Makanya, sang penjual menamakannya bakso bambu runcing. Kalau bakso ini dibelah, kalian akan menemukan potongan wortel, daging cincang, dan bonus dua bakso kecil. Bakso bambu runcing ini menjadi bakso bambu runcing yang ada kali pertama di Indonesia

Anggur sebagai Pengganti Cuka

Jika pada bakso lain umumnya menggunakan cuka sebagai penambah rasa asam, bakso bambu runcing ini justru menggunakan anggur dan acar mentimun sebagai pengganti cuka. Alternatif penambah rasa ini terbilang sehat untuk mendapatkan cita rasa asam segar.

Ludes Tiap Hari

Jika Anda tertarik untuk mencicipi bakso bambu runcing, sebaiknya Anda datang lebih awal. Jangan sampai kehabisan karena biasanya bakso ini selalu ludes terjual.

Harga Terjangkau

Jika pada umumnya harga bakso berkisar antar Rp. 10.000 sampai Rp.15.000 an, Harga semangkoknya dibandrol Rp 25.000. Masih berada di taraf wajar karena proses pembuatan bakso bambu runcing ini terbilang cukup ribet dan makan waktu lama. Proses pembuatannya kurang lebih yaitu dengan memasukkan daging yang telah digiling kedalam sebilah bambu, kemudian diisi dengan berbagai isian yang telah dipersiapkan, lalu mulai untuk dimasak. Setelah dirasa sudah matang, batang bambu yang berisikan bakso diangkat lalu dibelah batang bambunya.

Sensasi Rasa yang Berbeda

Menyantap bakso bambu runcing memiliki sensasi yang berbeda, karena pengaruh dari anggur sebagai pengganti cuka. Kenyal dan gurih daging bakso membuat mulut tak ingin berhenti mengunyah, dan tentunya bercucuran keringat saat merasakan pedasnya.

Selain bakso bambu runcing, di kedai ini terdapat pula bakso hamil, bakso beranak, dan bakso janda marah.

Nah, tunggu apa lagi, mari berperang melawan rasa lapar di kedai bakso jegluk yang berada di kawasan Bangsri Jepara untuk melawan lapar. Selamat mencoba! (HH/IB)