Wisata Kuliner ke Tumasik via Sajian Masakan Singapura di PO Hotel Semarang

Wisata Kuliner ke Tumasik via Sajian Masakan Singapura di PO Hotel Semarang
Masakan Singapura PO Hotel Semarang. (Inibaru.id/ Audrian F)

Masakan Singapura menjadi menu baru di PO Hotel. Dengan menu-menu yang disajikan langsung oleh koki yang telah lama bekerja di Singapura, kamu bisa merasakan seolah-olah sedang berwisata kuliner di Negeri 'Tumasik' itu.

Inibaru.id - Masakan Singapura menurut saya masih jarang di Kota Semarang. Atau, mungkin saya kurang jauh mainnya. Ha-ha. Namun, menu masakan Singapura yang disediakan PO Hotel Semarang pada Selasa (17/11/2020) membuat saya penasaran dan berinisiatif mencobanya.

Jujur, saya nggak terlalu paham masakan di Negeri Tumasik itu. Mereka memberi saya pilihan: Assam Laksa, Chicken Kare , Mee Rebus, Nasi Lemak Ayam Berempah, Kari Ayam Kentang, Sate Bumbu Singapura, Hokkien, dan Satay Beehon.

Semuanya tampak menggiurkan, terlebih saat semua menu itu tersaji di hadapan saya. Lapar pun mendera! Sekilas melihat menu tersebut, saya berpikir, masakan-masakan ini nggak jauh berbeda dengan masakan Indonesia.

Tim koki restoran PO Hotel Semarang sedang menyiapkan sajian. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Tim koki restoran PO Hotel Semarang sedang menyiapkan sajian. (Inibaru.id/ Audrian F)

Hal ini tentu saja masuk akal. Selain secara geografis Singapura berdekatan dengan Indonesia, Negeri Singa juga punya sejarah yang cukup panjang dengan negeri ini. Tentu saja hal tersebut membuat budaya kedua negera punya kesamaan, termasuk menu kulinernya.

Hal itu diamini Chef Indra Abu Bakar, tukang masak menu-menu Singapura ini. Menurutnya, yang membedakan adalah pada karakter rasanya.

“Kalau Singapura lebih didominasi kare, ebi, dan lemongrass (serai). Sementara, di Indonesia kan rempah-rempahnya yang kuat,” ujarnya.

Chef Indra sudah lama bekerja di Singapura. Maka, ketika pulang ke Indonesia, dia berusaha mengenalkan masakan-masakan khas Singapura.

Gurami Steam. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Gurami Steam. (Inibaru.id/ Audrian F)

Lalu, tiba saatnya saya untuk mencicipi masakan-masakan Singapura itu. Perkataan Chef Indra sungguh tepat. Hamipr semua masakan didominasi oleh kare. Satu masakan yang paling saya suka adalah Assam Laksa.

Assam Laksa berisi bakmi dengan topping aneka seafood, tahu, dan telur. Seluruh bahan itu kemudian disiram dengan kuah kaldu udang, sehingga menghasilkan perpaduan laksa yang sangat menggoyang lidah.

Kaldu udang tadi begitu meresap dan pas dengan seluruh bahan. Saya juga suka bakminya karena nggak terlalu lembek. Alhasil, lewat masakan Singapura ini saya merasa langsung terbawa ke Negeri Singa tersebut.

Selain masakan Singapura, PO Hotel juga menawarkan Chineese Food, di antaranya Gurami Steam, Ayam Pineapple, dan Chee Chong Fun.

Menyediakan juga masakan Tionghoa. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Menyediakan juga masakan Tionghoa. (Inibaru.id/ Audrian F)

Makanan Tionghoa ini nggak kalah lezat. Yang paling saya suka adalah Chong Fun-nya. Oh ya, tentu saja semua masakan di sini halal.

Masakan Singapura dan Tionghoa ini dibanderol dengan kisaran harga Rp 68 ribu sampai Rp 78 ribu. Kalau pengin wisata kuliner ke Tumasik, nggak ada salahnya datang ke PO Hotel untuk mencicipi masakan Singapura-nya! (Audrian F/E03)