Cabang Warung Jahe Rempah Mbah Jo, Kafe Kekinian dengan Wedang yang Tetap Tradisional

Cabang Warung Jahe Rempah Mbah Jo, Kafe Kekinian dengan Wedang yang Tetap Tradisional
Kafe jahe rempah Mbah Jo 2 (Inibaru.id/ Muhammad Adiatma)

Berbeda dengan Warung Jahe Rempah Mbah Jo yang "tradisional", cabangnya yang berada di jalan Gatot Subroto Semarang dikonsep lebih kekinian yang bersih dan millenials banget. Hm, seperti apa, ya?

Inibaru.id – Warung minuman tradisional biasanya memiliki konsep angkringan sederhana. Tapi itu nggak berlaku untuk warung wedang jahe rempah yang satu ini. Berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Ngaliyan, Semarang, Warung Wedang Rempah Jahe Mbah Jo 2 menyajikan konsep ala kafe kekinian.

Terinspirasi dari anak muda yang nggak bisa dipisahkan dari dengan kebiasaan nonkrong, Deni menggagas konsep unik ini. Selain itu, pihaknya juga mengaku selalu mengutamakan kebersihan dan pelayanan terbaik guna memuaskan pelanggan.

Pelbagai camilan dan "nasi kucing" yang disediakan di cabang Warung Jahe Rempah Mbah Jo yang berada di Jalan Gatot Subroto Semarang. (Inibaru.id/ Muhammad Adiatma)

Minuman di warung cabang ini nggak jauh berbeda dengan yang ada di Jalan Menteri Supeno, Semarang Selatan, yakni sekitar Rp 6.000-7.000 saja. Pun demikian dengan makanannya. Hm, murah meriah!

Oya, seperti kebanyakan pembeli, kamu mungkin bakal merasa aneh kalau baru kali pertama mencoba jahe rempah di Mbah Jo. Yap, aromanya cukup "khas". Namun, setelah tahu khasiatnya, dijamin kamu bakal balik lagi! Ini persis seperti yang dibilang Deni.

Pemilik kedai yang baru dibuka Agustus 2018 lalu ini mengaku, sebagian pembelinya memang sempat merasa aneh jika pertama menjajal wedang di tempatnya.

"Tapi, umumnya mereka kembali setelah tahu khasiatnya dan justru menjadi pelanggan setia," ungkap Deni.

Hal tersebut dibenarkan Retno Asri, salah seorang pelanggan Warung Jahe Rempah Mbah Jo 2. Kali pertama minum jahe rempah, dia mengaku kurang suka. Namun, setelah diminum, Retno merasa badannya lebih hangat dan segar. 

"Habis itu jadi keterusan, suka sampai sekarang dan jadi pelanggan tetap di sini,” tuturnya.

Racikan rempah-rempah yang digunakan. (Inibaru.id/ Muhammad Adiatma)

Wedang jahe rempah diracik dari paduan rempah seperti jahe merah, temulawak, kunir putih, dan ramuan khusus yang ditemukan pendirinya. Deni mengatakan, tiap rempah yang ditambahkan dalam minuman itu punya khasiat sendiri. Konon, campuran wedang tradisional itu mampu mengembalikan stamina tubuh setelah lelah bekerja seharian.  

Wedang jahe rempah Mbah Jo (Inibaru.id/ Muhammad Adiatma)

Selain jahe rempah, Warung Jahe Rempah Mbah Jo 2 juga menyediakan sekitar 20 minuman rempah tradisional lain, di antaranya jahe rempah, jahe cokelat, kopi rempah, dan wedang uwuh. Wah, sepertinya menarik!

Gimana, mumpung sudah jam pulang kerja nih? Kuy-lah samperin! Cocok untuk menu kulinermu di musim penghujan seperti sekarang ini, Millens! (Muhammad Adiatma/E03)