Tips Memilih, Menyimpan, dan Mengolah Buah Carica

Buah Carica banyak ditemui di dataran tinggi Wonosobo dan kawasan Dieng. Biasanya, di sepanjang jalan, banyak kios-kios pinggir jalan yang menjual olahan carica, mulai dari manisan, sirup, dodol, hingga keripik.

Tips Memilih, Menyimpan, dan Mengolah Buah Carica
Pohon Carica. (Grid)

Inibaru.id - Selain dijual hasil olahannya, carica juga dijual dalam bentuk buah utuh. Untuk mengetahui tingkat kematangan kerabat dari pepaya ini, kamu bisa menilik warna kulitnya. Carica mentah berwarna hijau, sedangkan yang matang berwarna kuning.

Carica mentah memiliki tekstur yang keras dan rasa yang pahit. Sementara, carica yang sudah matang bertekstur lebih lunak dengan rasa yang manis.

Pohon carica yang banyak ditemukan di Wonosobo. (Diengtour.diengindonesia)

Kalau kebetulan berkunjung ke Wonosobo dan pengin membeli buah carica, ada baiknya kamu memilih carica setengah matang yang berwarna hijau kekuningan. Teksturnya nggak terlalu lunak, dagingnya nggak mudah hancur, dan rasanya cenderung manis keasaman. Buah setengah matang ini lebih pas kalau mau dikonsumsi langsung.

Simpan dengan Cara yang Benar

Setelah memilih carica, simpanlah dengan cara yang benar! Carica yang masih mentah lebih baik disimpan di tempat yang gelap dengan suhu ruang. Ini dilakukan agar carica lebih cepat matang. Kalau sudah berubah kekuningan, kamu bisa menyimpannya di kulkas.

Buah carica kupas. (Numberthreeme.wordpress)

Untuk mengolah buah carica, ada baiknya kamu berhati-hati dengan getahnya, karena dapat menyebabkan gatal-gatal. Maka, gunakanlah sarung tangan agar getah nggak terkena kulitmu. Setelah dikupas dan dipotong-potong, kamu perlu mencucinya beberapa kali untuk mamastikan getahnya benar-benar hilang.

Nah, itulah tips untuk memilih, menyimpan, dan mengolah buah Carica. Selamat mencoba ya, Millens! (MG28/E03)