Tinta Cumi, Aman Nggak Sih Dikonsumsi?

Tinta Cumi, Aman Nggak Sih Dikonsumsi?
Hidangan tumis cumi lengkap dengan tintanya. (Flickr/ T.Tseng)

Nggak semua orang ternyata suka dengan hidangan cumi yang diolah dengan tinta. Meski bisa membuat rasa masakan menjadi lebih gurih. Sebenarnya, apakah tinta cumi aman untuk dikonsumsi?

Inibaru.id – Belakang ini cumi menjadi menu andalan di beberapa restoran. Bahan dasar cumi dipilih karena dapat dimasak dengan berbagai variasi. Rasanya juga sangat nikmat. Hanya, sebaiknya kamu memilih cumi yang diolah bersama dengan tintanya atau nggak, ya?

Tinta yang bisa kamu temukan di pulpen memang terbuat dari bahan kimia berbahaya, namun tinta cumi berbeda. Meski warnanya sama-sama gelap, tinta cumi aman kok dikonsumsi. Bahkan, kandungan di dalam tinta cumi baik bagi kesehatan.

Tinta cephalopoda atau tinta gelap yang diproduksi oleh cumi-cumi mengandung banyak senyawa seperti melanin, enzim, polisakarida, katekalamin, serta logam seperti cadmium, timah, dan tembaga. Kamu juga bisa mendapatkan asam amino seperti glutamate, taurine, alanine, leusin, dan asam asparat.

Warna gelap dalam cumi-cumi dihasilkan dari senyawa utama tinta cumi, yaitu melanin. Warnanya yang hitam sekilas memang nggak menarik dilihat oleh mata, namun cumi tinta ini justru bermanfaat bagi kesehatan bila diolah dengan baik.

Berikut manfaat mengonsumsi tinta hitam dalam hidangan menu masakan cumi-cumi yang wajib kamu tahu!

Tinggi Antioksidan

Tinta cumi bisa menjaga tekanan darah (Meidhy Chan)
Tinta cumi bisa menjaga tekanan darah (Meidhy Chan)

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan antioksidan yang terdapat dalam tinta cumi mempunyai kemampuan oksidasi lipid preventif yang kuat. Hal ini diyakini dapat mengurangi resiko penyakit jantung pada manusia.

Tinta cumi juga dipercaya dapat mengurangi tekanan darah. Dalam penelitian, disebutkan bahwa di dalamnya terdapat kandungan senyawa yang mampu melebarkan pembuluh darah. Meski begitu, para ahli menyebut masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat kesehatan ini.

Tinggi Zat Besi

Tinta cumi baik untuk pasien anemia (kawalingpinoyrecipes.com)
Tinta cumi baik untuk pasien anemia (kawalingpinoyrecipes.com)

Jurnal of Food Science menyebut tinta cumi dapat membantu mengatasi anemia. Sebagai informasi, masalah kesehatan ini disebabkan oleh kekurangan zat besi. Tingginya zat besi di dalam tinta cumi pun dianggap bisa mengatasi hal ini.

Zat besi dalam tinta cumi memiliki kemampuan untuk meningkatkan sel darah merah dan mendukung produksi hemoglobin dan myoglobin yang mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

Membantu Melawan Penyakit Kanker

Dapat mencegah kanker (iStock)
Dapat mencegah kanker (iStock)

Beberapa penelitian menghasilkan fakta bahwa tinta cumi bersifat antikanker. Bahkan, ada penelitian yang menemukan fakta bahwa tinta cumi bisa menurunkan ukuran tumor sekaligus menghambat perkembangan sel kanker seperti kanker payudara, kanker paru, dan kanker prostat.

Pengganti Micin Alami

Cumi Tinta Hitam (cookpad.com) 
Cumi Tinta Hitam (cookpad.com) 

Tinta cumi memiliki kandungan asam glutamat yang tinggi. Kandungan inilah yang bisa meningkatkan sensasi rasa gurih dan nikmat. Hal ini membuat masakan yang kamu olah nggak perlu lagi diberi tambahan micin atau MSG. Makanan yang kamu santap pun jauh lebih sehat, bukan?

Nah, nggak perlu khawatir lagi makan cumi yang diolah dengan tintanya. Banyak manfaatnya, kok. Eits, tunggu dulu, kamu lebih suka cumi yang diolah dengan tinta atau nggak, sih, Millens(Lip/MG31/E07)