Tenggelam Dalam Kelezatan Menu-Menu The Hills Dining Restoran

Tenggelam Dalam Kelezatan Menu-Menu The Hills Dining Restoran
The Hills tampak depan. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Bertahan selama sepuluh tahun, The Hills menjadi salah satu restoran yang kerap dijadikan tempat makan malam romantis. Nggak hanya tempatnya yang indah, menu-menu di restoran ini pun lezat menggoda.

Inibaru.id – Senja yang indah pantas dinikmati dengan makanan dan minuman yang lezat di tempat yang indah pula. Untuk mendapatkan kesenangan ini, saya dan seorang teman lantas memilih pergi ke The Hills Dining Restoran.

The Hills, demikian orang lebih senang menyebutnya, berada di Bukit Baladewa No 22-24 Semarang, Jawa Tengah. Bagi kamu yang terbiasa menjelajahi pelbagai restoran premium di Kota Atlas, restoran ini tentu nggak asing buatmu.

Berdiri sejak 2007 silam, The Hills tetap bertahan di tengah persaingan kuliner di Semarang yang konon sengit. Menonjolkan suasana kebun diperbukitan, restoran ini menawarkan ketenangan yang membuatmu bisa lepas sejenak dari kebisingan kota.

Pemandangan Kota Semarang di sore hari dari salah satu sudut The Hills. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Sambil menikmati kehangatan matahari yang bersiap-siap kembali ke peraduan, saya melihat pelayan mengantar satu per satu pesanan saya.

Malam itu, demi memanjakan lidah, saya memesan Rib Eye Steak, Lamb Shank, Long Horn, Potato Gratin, dan Thai Mango Salad. Untuk minumnya, kami penasaran mencicipi Longan Citrus Soda dan Ice Chocolate Caramel ala The Hills. Hm, selezat apa menu-menu ini? Yuk, simak!

Thai Mango Salad

Thai Mango Salad ala The Hills. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Sebelum menyantap hidangan utama, Thai Mango Salad menjadi hidangan pertama yang saya coba. Terdiri atas potongan selada, jeruk bali, nanas, dan mangga, salad ini makin segar dengan saus thai di atasnya.

Hm, perpaduan buah dan sayur ditambah merah cabai bikin saya nggak tahan untuk segera mengambil garpu. Meski namanya salad, saya melihatnya seperti rujak. Ha-ha.

Saus ini nggak terlalu pedas, tapi enak. Karena nggak mau kekenyangan, saya hanya menyantapnya sedikit. Oya, bicara soal harga, seporsi Thai Mango Salad dibanderol sebesar Rp 36 ribu.

Potato Gratin

Potato Gratin. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Dalam bahasa Prancis, gratin adalah teknik memasak dengan menaburkan beberapa bahan makanan dalam bentuk remah-remah di atas adonan. Kentang menjadi bahan utama yang dipakai dalam makanan ini. Nah, potato gratin ala The Hills ini menggunakan daun parsley sebagai taburannya tanpa melupakan keju mozzarella.

Kalau kamu sedang nggak pengin makan nasi, menu ini bisa jadi alternatif karbohidrat, lo. Dengan harga Rp 60 ribu, Potato Gratin bisa disantap bersama tiga hingga empat orang.

Grilled Imported Rib Eye

Steak ini enak banget! (Inibaru.id/ Artika Sari)

Oke, setelah cukup puas mencicipi dua menu tadi, saya kini bersiap menyantap main course yakni rib eye steak. Dibanderol senilai Rp 150 ribu, steik seberat 180 gram ini bikin saya ketagihan. Tampilannya cantik, dengan rasa yang juga ciamik.

Dalam penyajian, steik ini dilengkapi dengan baby potato, saus jamur, daun selada, serta potongan tomat ceri di samping daging. Saus jamur yang melengkapi steik ini diletakkan di tengah piring.

Kali pertama mencicipinya, saya langsung jatuh cinta pada rib eye steak di The Hills. Garam dan lada berpadu dengan pas menghasilkan rasa asin yang sedap. Selain sedap, rasa daging ini pun gurih lantaran dilaburi butter cream di atasnya. Asin sedap ini saya rasakan pula dalam baby potato dan saus jamur.

Sebagai penggemar rasa asin, saya puas dengan steik ini. Dari semua rib eye yang pernah saya santap, saya bersedia memberi lima dari lima bintang untuk menu tersebut. Memang mantul, mantap betul!

Lamb Shank

Lamb shank. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Teman saya memilih Lamb Shank sebagai makan malamnya. Menu yang dibuat dari daging kaki kambing muda ini harganya Rp 185 ribu, Millens. Menu ini menjadi salah satu andalan The Hills.

Menurut Zeizi Indah Kharisma, staf pemasaran The Hills, lamb shank memang menggunakan bumbu yang minimalis supaya nggak menghilangkan rasa khas daging kambing. Saya yang penasaran lantas mencicipinya sedikit. Dan ya, bumbunya memang lebih terasa pada bagian luar daging.

Tekstur daging ini empuk banget, jadi tanpa pakai pisau pun saya bisa menggutiknya. Saus jamur menjadi pendamping daging ini. Berbeda dengan saus jamur kebanyakan yang berasa asin, saus itu cenderung manis. Menurut teman saya, meski empuk, dia mengaku agak repot menyantap makanan ini dengan pisau dan garpu karena kurang liat.

Long Horn

Sosis isi keju ini salah satu signature dish-nya The Hills, lo. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Long horn jadi signature dish The Hills yang kami santap paling akhir. Sosis sapi sepanjang 75 sentimeter ini diisi keju pada bagian dalamnya. Kalau pengin mencicipinya, siapkan uang Rp 40 ribu per porsi. Eh, tapi menu ini bakal lebih asyik kalau dimakan bareng-bareng, sih.

Longan Citrus Soda dan Ice Chocolate Caramel

Longan Citrus Soda dan Ice Chocolate Caramel. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Kamu yang mencari kesegaran dalam buah jeruk dan kelengkeng, sebaiknya pesanlah Longan Citrus Soda. Sementara, kalau pengin merasakan pahit dan manisnya cokelat, Ice Chocolate Caramel bisa jadi pilihanmu. Kedua minuman ini bikin rileks pikiranmu, dan ya, bikin saya bisa lepas sejenak dari memikirkan pekerjaan.

Dinilai dari tempat, rasa, dan harga, saya puas dengan semua yang ditawarkan The Hills. Nggak heran kalau restoran ini bertahan lebih dari satu dekade. 

Saya bersedia memberi dua jempol dan pengin kembali ke sini bulan depan. Kamu yang belum pernah ke restoran ini, buruan datang ke sana, gih! (Artika Sari/E03)

 

The Hills Dining Restoran

Kategori             : Restoran

Alamat               : Royal Park-Bukit Sari, Jalan Bukit Baladewa No 22-24, Ngesrep, Banyumanik, Kota Semarang

Jam Buka           : 17.00 – 00.00 WIB

Harga Makanan   : Rp 20.000 s.d. Rp 185.000

Harga Minuman   : Rp 8.000 s.d. Rp 40.000