Soto Triwindu, Kuliner Legendaris di Solo yang Nggak Pindah atau Buka Cabang

Soto Triwindu, Kuliner Legendaris di Solo yang Nggak Pindah atau Buka Cabang
Soto Triwindu. (Inibaru.id/ Verawati Meidiana)

“Resep kakek saya itu luar biasa,” begitu kata Murwani, generasi ketiga pemilik Warung Soto Triwindu.

Inibaru.id – Bagi masyarakat Kota Solo, sarapan di warung soto ini bisa jadi bukan hal yang asing. Sudah ada sejak 1939, Soto Triwindu memang selalu jadi primadona kuliner legendaris di sana.

Lokasinya berada dekat dengan Pasar Triwindu, yakni di area budaya Ngarsopuro dekat dengan Pura Mangkunegaran. Hanya membutuhkan jarak tempuh 1,6 kilometer dari Stasiun Balapan untuk menuju ke tempat tersebut.

Soto Triwindu. (Inibaru.id/ Verawati Meidiana)

Ditemui Inibaru.id belum lama ini, Murwani, pewaris generasi ketiga usaha tersebut bercerita banyak tentang Soto Triwindu. Menurutnya, soto tersebut semula dijalani sang kakek. Dengan cara dipikul, Murwani menambahkan, kakeknya berjualan mengelilingi kampung-kampung di Kota Solo.

“Karena kebetulan dekat dengan Keraton Mangkunegaran, kakek diberi tempat di sana untuk berjualan,” kata dia.

Ketika Pasar Triwindu dibangun, pikulan soto turut dipindah ke sana. Jualan pun dipusatkan di sana dengan nama Soto Triwindu. Saat itu, usaha soto tersebut sudah diteruskan oleh keturunan kedua, yang nggak lain adalah ibu dari Murwani, yakni Hj Yoso Sumarto.

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

Warung soto ini sempat dipindah beberapa kali, meski tetap berada di sekitar area pasar. Namun, lantaran sudah terkenal, nama Soto Triwindu tetap dipertahankan, meski pasar itu pada akhirnya berganti nama menjadi Pasar Ngarsopuro dan bertahan hingga sekarang.

Soto Triwindu kini menjadi usaha keluarga Murwani, sang cucu. Dia menjalankan bisnis tersebut bersama keenam saudaranya. Mereka bertekad mempertahankan Soto Triwindu di sana dan nggak berkeinginan untuk buka cabang.

Pertahankan Rasa

Soto Triwindu. (Inibaru.id / Verawati Meidiana)

“Resep kakek saya itu luar biasa,” begitu kata Murwani tentang soto yang dijualnya. Yap, cita rasa Soto Triwindu memang selalu jadi hal yang paling dirindu dari warung itu. Kuahnya yang kecoklatan adalah murni kaldu dari daging sapi yang direbus bersama rempah-rempah.

“Soto banyak sekali, tapi soto kami itu benar-benar kuahnya yang membedakan. Saya nggak bisa kalau diminta untuk mendeskripsikan, tapi setiap ada orang yang coba pasti suka sama kuahnya,” kata dia.

Murwani mengatakan, dalam pembuatan soto, pihaknya mengaku nggak pernah menerapkan proses istimewa tertentu. Menurutnya, yang jadi kunci utama kenikmatan Soto Triwindu adalah resep dan takaran setiap bumbunya.

Gimana Millens? Jangan menunggu hingga berwindu-windu ya kalau mau mencoba Soto Triwindu! #Tsah He-he (Verawati Meidiana/E03)

 

Soto Triwindu

Kategori      : Rumah Makan

Alamat        : Jalan Teuku Umar No.43, Keprabon, Surakarta, Jawa Tengah.

Jam Buka    : 05.30 - 15.30 WIB

Harga Menu : Rp 3.000 s.d. Rp 16.000