Sirup Kawista, Si Manis dari Rembang

Selain rasanya yang manis dan asam, kuliner kebanggaan kota Rembang ini punya beberapa manfaat kesehatan. Kayak gimana sih?

Sirup Kawista, Si Manis dari Rembang
Sirup Kawista (Omiyago.com)

Inibaru.id – Buah kawista memang kalah populer dengan jeruk atau stroberi yang lebih sering diolah menjadi minuman atau sirup. Tapi Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, telah memopulerkan sirup dengan bahan dasar buah kawista. Sirup yang sering juga disebut “cola orang Jawa” ini satu kuliner andalan kabupaten tersebut.

Salah satu produk sirup kawista yang cukup populer adalah yang bermerek Cap Dewa Burung. Lokasi pabrik sekaligus toko oleh-olehnya berada di jalur utama Jalan Diponegoro No. 45, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Toko milik Pujiono itu buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 16.00.

Baca juga:
Senarai Flora Identitas Daerah di Jawa Tengah: Kawista, Maskot Rembang yang Berpeluang Diekspor
Batuk atau Gangguan Menstruasi? Makan Kawista Deh!

Buah kawista yang sangat terkenal di Rembang dan menjadi maskot daerah itu ketika diolah menjadi sirup memang sering disebut  sebagai “cola van Java” karena rasanya yang mirip cola namun tidak bersoda. Bagi yang kali pertama mencoba, pasti akan merasa aneh, namun setelah beberapa kali akan segera menyukainya.

Selain rasanya yang nikmat, sirup kawista punya beberapa manfaat kesehatan loh, Millens. Kawista dipercaya mampu menjadi obat penurun panas dan sakit perut, bahkan dimanfaatkan juga sebagai tonikum untuk asupan penambah stamina.

Proses pembuatan sirup kawista sama seperti pembuatan sirup pada umumya, yaitu menggunakan sari buah yang diendapkan. Setelah itu sirup kawista dikemas ke dalam botol-botol kaca atau plastik untuk dipasarkan. Pemasaran sirup kawista hingga saat ini telah sampai ke berbagai daerah. Jadi kamu nggak perlu jauh-jauh sampai ke Rembang untuk membeli sirup itu.

Baca juga:
Mangut Yu Mur Bikin Manggut-Manggut
Sashimi Ternate? Seng Ada Lawan...

Jika ingin membeli, kamu bisa cari di pusat oleh-oleh atau di online shop yang menyediakan sirup ini. Untuk kemasan botol kaca dijual seharga Rp 45 ribu per botol. Sementara kemasan botol plastik yang biasanya dikemas dalam tas kecil berisi 2 botol harganya dibanderol Rp 65 ribu. Kemasan botol kecil siap minum ini seharga Rp 5.500 rupiah. Ada pula kemasan jeriken berisi 2 liter yang dijual seharga Rp 90 ribu per botol.

Cara penyajiannya pun sama kok seperti menyajikan sirup biasanya. Jangan lupa beri es batu supaya lebih segar ya. (ANG/SA)