Semangkuk Soto Kemiri Khas Pati yang Gurihnya Meresap di Hati

Semangkuk Soto Kemiri Khas Pati yang Gurihnya Meresap di Hati
Soto kemiri khas Pati. (Tribun Jateng/Yayan Isro Riziki via Kompas)

Selain nasi gandul, ada satu lagi kuliner yang wajib kamu coba ketika pergi ke Pati. Namanya soto kemiri. Kamu mungkin bakal terkejut ketika soto ini tersaji di hadapan. 

Inibaru.id – Berapa banyak jenis soto yang pernah kamu cicipi? Eh, setuju nggak kalau hampir semua daerah di Jawa mengenal soto sebagai kuliner khas yang menyegarkan? Ada soto semarang, soto kudus, ‎soto sokaraja, dan masih banyak yang lainnya. Masing-masing memiliki kekhasan. Nah, di Pati, terdapat soto kemiri, menjadi kuliner khas Bumi Mina Tani. Dari tampilan dan rasa, soto kemiri memiliki beda dari yang lain.

Nggak jarang, kekhasan ini bikin pembeli heran. Pasalnya, soto ini nggak memakai suwiran daging ayam sebagai toping, tapi tauge dan bawang goreng. Eits, tunggu dulu, suwiran daging ayamnya ada kok, tapi dipisah dalam wadah sendiri. Potongannya juga besar lo. Mantap kan? ‎

Warna kuah soto kemiri sedikit keruh kekuningan, dan beraroma rempah, Millens. Ini lantaran terdapat campuran santan dan kunyit dalam bumbu kuah kuliner ini.

Kalau kamu mencari warung soto kemiri terkenal di Pati, coba deh sambangi warung soto kemiri Lasdi. Kuliner ini sudah dijajakan sejak awal tahun 1970-an.

Terdapat beberapa versi cerita mengenai asal usul soto kemiri ini. Konon, kuliner soto kemiri merupakan ‎kudapan khas para pekerja tempo dulu, untuk bersantap siang. Dulu, masyarakat nggak mampu membeli daging sapi, ayam atau daging lainnya untuk pelengkap soto.

Ayam untuk soto kemiri nggak disuwir kecil-kecil ya. (Kompasiana/Wahyu Sapta)
Ayam untuk soto kemiri nggak disuwir kecil-kecil ya. (Kompasiana/Wahyu Sapta)

Nah, guna melengkapi kekurangan itu, masyarakat kemudian mencampurkan kemiri ke dalam bumbu soto sebagai pengganti kaldu. Dengan tambahan kemiri, kuah menjadi gurih.

Versi lain, kuliner ini mulai muncul di Dukuh Kemiri, Desa Sarirejo, Kecamatan/Kabupaten Pati. Dulu, wilayah itu, merupakan hutan rempah. Banyak tumbuh tanaman kemiri. Entah kebetulan atau nggak, banyak penjual soto kemiri berasal dari dukuh ini. Kini, soto kemiri nggak cuma disukai rakyat tapi juga pejabat.

Setiap ada acara jamuan makan di Pendopo Kabupaten Pati, soto kemiri nggak pernah absen bersama menu khas Pati lainnya.

Kalau kamu mau mencicipi kuliner ini, nggak perlu takut kantong jebol ya. Harga satu porsi soto kemiri sangat terjangkau yaitu Rp 4.000. Jadi, cobain nggak nih soto kemirinya, Millens? (Kom/IB21/E07)