Selain Praktis, Ini Alasan-Alasan Orang Lebih Suka Membeli Kue Natal

Selain Praktis, Ini Alasan-Alasan Orang Lebih Suka Membeli Kue Natal
Membeli kue menjadi pilihan bagi sebagian orang saat merayakan Natal. (Inibaru.id/ Artika Sari)

Kepraktisan kerap menjadi alasan utama mengapa orang lebih suka membeli ketimbang membuat kue Natal sendiri. Namun, ternyata ada banyak alasan lain yang mendasari keputusan ini, lo. Hm, apa saja ya?

Inibaru.id – Kue menjadi salah satu barang yang paling dicari saat perayaan Natal. Alih-alih membuat sendiri, nggak sedikit orang yang memilih beli. Selain alasan kepraktisan, rupanya ada alasan-alasan lain yang mendasarinya.

Hemat Biaya

Bagi sebagian orang, membuat kue sendiri menjadi pemborosan belaka. Ini lantaran semua bahan yang dibeli nggak akan dipakai seluruhnya. Misal, untuk membeli butter cream, penjual hanya akan melayani dengan pembelian minimal 250 gram. Padahal, kamu hanya butuh sedikit. Dibuang sayang, kelamaan disimpan jadi kedaluwarsa. Daripada seperti ini, lebih baik ya beli kue saja.

Rasa Sesuai Keinginan

Kalau nggak menguasai teknik membuat kue, sudah pasti hasil akhir kue nggak memuaskan. Daripada pusing, Elizabeth Dian lebih memilih beli. Staf pemasaran ini mengaku malas capai jika hasil yang didapatkannya nggak sesuai harapan.

“Lebih baik ngeluarin uang Rp 200 ribu daripada sudah repot, tapi hasilnya nggak memuaskan,” katanya.

Hemat Waktu

Lain Dian, lain pula Krisna Putra. Lantaran sang ibu bekerja, dia terbiasa menyantap kue Natal dari toko roti. Selain nggak perlu menyediakan waktu khusus, rasa kue dari toko roti juga biasanya enak.

Instagramable

Supaya tetap eksis di dunia maya, Veronika Diva merasa kue Natal sudah seharusnya tampil secantik mungkin. Semakin menarik tampilan makanan yang disantapnya, semakin eksis pula dirinya.

“Kalau nggak bisa diposting di Instagram juga rasanya ada yang kurang,” kata perempuan 24 tahun ini.

Lepas dari bikin sendiri atau beli, kue Natal akan lebih berarti kalau dimakan bersama orang-orang terkasih. Kamu sepakat, kan? (Artika Sari/E05)